GATRABALI.COM, KLUNGKUNG – Setelah dikenal sebagai advokat yang aktif memperjuangkan keadilan melalui profesinya, I Made Agus Ninahari Purnama, S.H., atau yang akrab disapa Kadek Goye, kini memilih mengambil langkah pengabdian yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pendiri Sapuh Jagat Law Office tersebut menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Perbekel Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.
Keputusan itu lahir dari keinginan untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi tanah kelahirannya, sekaligus menjawab harapan sejumlah tokoh dan masyarakat yang menginginkan hadirnya pemimpin muda dengan kapasitas, integritas, dan jaringan yang kuat.
Selama ini, Kadek Goye dikenal tidak hanya sebagai advokat, tetapi juga aktif dalam kegiatan adat, pelestarian seni dan budaya melalui Sanggar Sandhi Suara, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Rekam jejak tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun pemerintahan desa yang profesional, terbuka, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai adat Bali.
Berbekal pengalaman di bidang hukum dan relasi yang luas dengan berbagai kalangan, Kadek Goye ingin membuka lebih banyak peluang bagi kemajuan Desa Tusan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan generasi muda, hingga pelestarian adat, seni, dan budaya sebagai identitas desa.
Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan seorang pemimpin membangun komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.
“Saya ingin menjadikan Desa Tusan sebagai desa yang maju tanpa kehilangan jati dirinya. Desa yang mampu bersaing, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, dan semangat gotong royong. Pengabdian ini adalah panggilan hati untuk membangun desa bersama masyarakat,” ujar Kadek Goye, Jumat, (17/7/2026) di Desa Tusan, Banjarangkan, Klungkung.
Aspirasi dan dukungan yang datang dari berbagai lapisan masyarakat menjadi motivasi baginya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Perbekel.
Kehadirannya diharapkan dapat membawa semangat baru melalui kepemimpinan yang energik, inovatif, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan mengusung slogan “Bekerja dengan Hukum, Membangun dengan Hati,” Kadek Goye menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan desa yang berlandaskan kepastian hukum, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat.
Baginya, kepemimpinan bukan hanya tentang menjalankan aturan, tetapi juga tentang mendengar, melayani, dan bekerja sepenuh hati demi terwujudnya Desa Tusan yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (gun/gb)





