GATRABALI.COM, JEMBRANA – Semangat kemandirian pangan yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dihidupkan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis buku resep Mustika Rasa.
Kegiatan yang menjadi bagian dari Festival Jembrana 2026 tersebut digelar di Ballroom Ir. Soekarno, Selasa, 4 Agustus 2026, dan diikuti perwakilan TP PKK dari lima kecamatan.
Kompetisi ini menghadirkan tantangan berbeda bagi peserta. Seluruh menu yang disajikan harus mengacu pada resep dalam buku Mustika Rasa, salah satu karya kuliner bersejarah yang menghimpun kekayaan masakan Nusantara.
Berbekal resep tersebut, peserta mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi hidangan yang memenuhi prinsip beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan pelaksanaan lomba tidak hanya bertujuan mencari menu terbaik, tetapi juga mengajak masyarakat kembali mengenal dan mencintai makanan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
“Ajarkanlah anak anak kita memakan makanan tradisional, jangan sampai di tinggalkan oleh generasi generasi sekarang,” ucapnya.
Menurutnya, kekayaan pangan lokal yang dimiliki Jembrana perlu terus dimanfaatkan dan dikembangkan agar mampu menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Melalui lomba ini diharapkan masyarakat khususnya peserta dapat berkreasi menciptakan/ mengembangkan resep yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta dapat diaplikasikan sebagai menu keluarga sehari hari,” harapnya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana menjelaskan, peserta berasal dari TP PKK Kelurahan Loloan Timur, Desa Manggissari, Kelurahan Tegalcangkring, Desa Tegal Badeng Timur, dan Desa Melaya yang mewakili lima kecamatan di Kabupaten Jembrana.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memunculkan inovasi kuliner berbasis pangan lokal yang mampu menjaga cita rasa warisan Nusantara sekaligus menjadi contoh menu sehat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai inovasi menu berbasis pangan lokal yang tidak hanya mempertahankan cita rasa warisan kuliner Nusantara melalui Resep Mustika Rasa, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sehat, bergizi, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Lomba B2SA menjadi salah satu rangkaian Festival Jembrana 2026 yang tidak hanya menampilkan kreativitas peserta, tetapi juga memperkuat komitmen daerah dalam menjaga warisan kuliner Nusantara serta mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan.(ri/gb)





