GATRABALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan apresiasi mendalam terhadap eksistensi dan kontribusi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai bagian dari Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama, yang dinilainya telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kembang saat membuka kegiatan Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) Satkorwil Banser Bali untuk satuan tugas Bagana (Banser Tanggap Bencana), Balantas (Banser Lalu Lintas), dan Basada (Banser Kesehatan) yang dilaksanakan di MTs Al-Mustaqim, Kecamatan Negara, Sabtu, 12 Juli 2025.
“Banser telah menunjukkan jati diri dan loyalitasnya melalui berbagai keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Partisipasi itu bukan hanya dirasakan oleh anggotanya sendiri, tapi juga oleh masyarakat luas dan pemerintah,” ucap Bupati.
Ia pun mengapresiasi peran aktif Banser Kabupaten Jembrana yang disebutnya konsisten mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih atas kontribusi para pengurus dan anggota Banser Jembrana. Dukungan kalian membantu mewujudkan Jembrana yang tidak hanya maju secara fisik, tapi juga harmonis dan bermartabat,” tambahnya.
Menurutnya, pencapaian-pencapaian yang diraih saat ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Namun demikian, ia menekankan perlunya terus meningkatkan kolaborasi antar-stakeholder, termasuk Banser, dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Kerja sama ini bukan hanya harus dipertahankan, tapi juga ditingkatkan untuk kebaikan Jembrana dan Bali secara umum,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, menegaskan pentingnya pelaksanaan Diklatsus tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas anggota Banser dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Diklatsus ini diikuti oleh 100 peserta dari seluruh Bali. Fokus kami adalah peningkatan keilmuan di bidang kebencanaan, lalu lintas, dan kesehatan, karena ini yang banyak dihadapi masyarakat saat ini,” jelasnya.
Ia pun berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dan membentuk satuan khusus di masing-masing daerah.
“Setelah kembali ke wilayah masing-masing, kami minta satsus Bagana, Balantas, dan Basada segera dibentuk. Sehingga saat ada kebutuhan di lapangan, Banser siap bergerak,” pungkas Tommy.(ism/gb)





