spot_img
BerandaBaliBadungWorld Cleanup Day 2026 di Badung, 300 Orang Bersihkan Kawasan Mangrove Pantai...

World Cleanup Day 2026 di Badung, 300 Orang Bersihkan Kawasan Mangrove Pantai Telaga Waja

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar aksi bersih lingkungan dalam rangka memperingati World Cleanup Day Indonesia 2026 di kawasan mangrove Pantai Telaga Waja, Kecamatan Kuta Selatan, Jumat, 25 September 2026.

Aksi bertema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba yang mewakili Bupati Badung.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 peserta yang berasal dari unsur pemerintahan, dunia usaha, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Menteri Lingkungan Hidup RI tentang Dukungan Kegiatan World Cleanup Day Indonesia 2026. Selain membersihkan kawasan pesisir, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan mendorong generasi muda berperan sebagai pelopor pelestarian lingkungan.

Baca Juga  Hadirkan Indra Lesmana, O Beach Music Festival 24 Siap Meriahkan Grand Seminyak Lifestyle Boutique Resort

Menurut Surya Suamba, World Cleanup Day menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menangani persoalan sampah.

“Yang ingin kita bangun adalah generasi yang tidak hanya peduli saat melihat sampah berserakan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mencegah, mengurangi, memilah dari sumbernya, dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan mangrove dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki peran penting bagi ekosistem pesisir dan habitat biota. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut perlu dijaga agar fungsi ekologisnya tetap terpelihara dalam jangka panjang.

Baca Juga  Beberapa TPA Telah Overload di Bali

“Kita berharap kegiatan hari ini tidak berhenti pada memungut dan mengangkut sampah. Yang lebih penting adalah mencegah sampah tersebut muncul dan mengubah perilaku sehari-hari. Mari kita mulai perubahan itu dari hari ini, dari tempat ini, dari diri kita masing-masing untuk mewujudkan Badung yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Aksi tersebut mengusung empat pilar kemerdekaan sampah, yaitu merdeka dari kebiasaan membuang sampah sembarangan, penggunaan plastik sekali pakai, sikap acuh terhadap lingkungan, serta ketergantungan pengelolaan sampah.

Baca Juga  Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Pemprov Bali Fokus Kurangi Kesenjangan Sosial

Sampah seberat ratusan kilogram yang terkumpul dari kawasan pesisir kemudian ditimbang dan dipilah berdasarkan jenisnya, meliputi organik, anorganik, plastik, serta residu. Sampah tersebut selanjutnya diolah melalui fasilitas pengolahan sampah dan yayasan mitra lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Badung, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kepala OPD di lingkup Pemkab Badung, Pimpinan Instansi Vertikal, Camat Kuta Selatan beserta jajaran, para Lurah, Bendesa Adat, BUMD, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Yowana serta undangan lainnya.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments