GATRABALI.COM, KARANGASEM – Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui Vocational Program, Astra Motor Bali kembali melakukan pendampingan kepada sekolah binaannya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda bagi siswa kelas XII SMK N 1 Manggis, Karangasem.
SMK N 1 Manggis merupakan salah satu sekolah binaan Astra Motor Bali yang telah menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Astra Honda. Pada tahun ini, jurusan TSM SMK N 1 Manggis meluluskan angkatan ke-16, sedangkan secara keseluruhan menjadi angkatan ke-20 sejak sekolah tersebut berdiri. Sebelumnya, bidang otomotif di sekolah tersebut berada dalam satu rumpun sebelum kemudian terbagi menjadi jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Pelaksanaan UKK tahun ini diikuti oleh 33 siswa jurusan TSM SMK N 1 Manggis. Dalam proses pengujian, para siswa mengikuti tahapan yang mengacu pada standar keahlian serta teknologi sepeda motor Honda.
Adapun materi yang diujikan meliputi:
- Sistem Perawatan Berkala Sepeda Motor Honda
- Sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) Sepeda Motor Honda
- Sistem Elektrik Sepeda Motor Honda
Seluruh rangkaian pengujian dan pembekalan materi diberikan secara langsung oleh Tim Vokasi Astra Motor Bali, I Made Putra Astika. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai kriteria dan standar kualitas yang dibutuhkan dunia kerja.
Manager Technical Service Department (TSD) Astra Motor Bali, Ngurah Palguna, mengatakan pendampingan UKK menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Bali dalam menjaga kualitas lulusan pendidikan vokasi agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif.
“Pendampingan dan sertifikasi dalam UKK ini kami rancang untuk memastikan para siswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga memiliki keterampilan teknis (hard skill) serta kebiasaan kerja (soft skill) yang presisi sesuai standar industri Honda. Kami ingin melahirkan lulusan vokasi yang tidak sekadar siap kerja, tetapi juga adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi saat terjun langsung ke jaringan bengkel resmi AHASS maupun wirausaha mandiri di bidang otomotif,” ujar Ngurah Palguna.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK N 1 Manggis, Ni Nyoman Sri Manis, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin bersama Astra Motor Bali. Ia menyebut pelaksanaan UKK menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengukur sekaligus membuktikan kemampuan yang telah dipelajari selama proses pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dituntut mampu melakukan pekerjaan secara teknis, tetapi juga belajar menerapkan Standard Operating Procedure (SOP), keselamatan kerja, ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sesuai dengan tuntutan dunia industri. Harapannya, kegiatan UKK dapat semakin meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri siswa sehingga mereka memiliki bekal yang kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan diri di bidang otomotif. Bagi sekolah, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif. Semoga melalui kolaborasi yang baik antara sekolah dan industri, semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi tenaga kerja otomotif yang terampil dan berdaya saing,” tutur Ni Nyoman Sri Manis, S.Pd.
Melalui pelaksanaan UKK berstandar industri ini, Astra Motor Bali bersama PT Astra Honda Motor (AHM) melalui semangat Sinergi Bagi Negeri terus mendorong keterhubungan dan kesepadanan (link and match) antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di Bali.(ri/gatrabali)


