GATRABALI.COM, BULELENG – Kehebohan terjadi pada Jumat, 20 Oktober 2023, ketika seorang warga menemukan potongan kaki manusia berukuran sekitar 40 centimeter di pinggir Pantai Penimbangan, Singaraja. Temuan ini sempat menggegerkan warga sekitar pukul 16.00 WITA. Namun, misteri di balik potongan kaki tersebut akhirnya terkuak.
Minggu, 22 Oktober 2023, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, membenarkan adanya temuan potongan kaki yang menghebohkan tersebut. Polisi dari Polsek Kota Singaraja segera merespons dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Potongan kaki ini ditemukan dalam kondisi terbungkus kresek berwarna kuning dan masih dibalut perban yang diduga berasal dari amputasi. Polisi kemudian mengamankan potongan kaki tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan, “Untuk memastikan lebih lanjut, potongan kaki tersebut diamankan oleh Tim Identifikasi Polres Buleleng dan dititipkan di RSUD Buleleng untuk diidentifikasi.”
Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa potongan kaki ini berasal dari seorang pasien asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, yang menjalani operasi amputasi pada hari yang sama sekitar pukul 09.00 WITA. Surat berita serah terima organ/jaringan tubuh dari rumah sakit kepada keluarga pasien, Gede Sugiarsa (35) asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, memastikan hubungan antara potongan kaki dan pasien.
Hasilnya, potongan kaki tersebut memang milik keluarga Ariawan. Pasca-amputasi ibunya, Made Ginastri (76), pihak keluarga memutuskan untuk melebar (membuang) potongan kaki tersebut di areal Pantai Penimbangan dengan membungkusnya menggunakan tas kresek berwarna kuning.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika menyatakan, “Kami telah mengembalikan potongan kaki ini kepada pihak keluarga dengan harapan agar dapat diproses lebih lanjut dan tidak menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat.”
Dengan demikian, misteri di balik penemuan potongan kaki mengerikan di Pantai Penimbangan akhirnya terungkap sebagai hasil dari operasi amputasi yang sah, dan kini potongan kaki tersebut telah kembali kepada keluarganya. (gb)





