spot_img
BerandaBaliBadungAkademisi Unud Menyebut, Bali Masih Potensial Kembangkan Ecowisata

Akademisi Unud Menyebut, Bali Masih Potensial Kembangkan Ecowisata

GATRABALI.COM, BADUNG – Menurut akademisi Guru Besar Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) Prof Dr Drs I Putu Anom MPar menyebutkan, Wilayah di Bali masih berpotensi kembangkan Ecowisata.

Mengingat beberapa daerah seperti, di daerah Kabupaten Tabanan masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas, sehingga berpotensi mengembangkan ecowisata.

“Bali masih berpotensi kembangkan Ecowisata khususnya memanfaatkan lahan pertanian. Alasannya daerah kabupaten yang memiliki lahan pertanian cukup luas sepeeri di kabupaten Tabanan dengan catatan sektor pertanian harus mendapat prioritas serta mendapat perlindungan untuk bisa mencegah alih fungsi lahan”, jelasnya, Senin, 22 September 2025 di Badung.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Teken MoU dengan Perbekel, Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Daerah

Ia mencontohkan, misal, Kabupaten Tabanan memiliki hamparan lahan pertanian dikagumi dunia seperti, DTW Jatiluwih menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD). Sehingga, pemerintah Kabupaten Tabanan harus mampu tetap mengawasi serta konsisten dalam menjaganya.

“Misal, Tabanan dengan predikat lumbung beras,dan Pemda Tabanan harus konsisten terus mengembangkan sektor pertanian yang bisa mendukung sektor pariwisata, apalagi Kawasan Jatiluwih dengan keunggulan terasering sawahnya menjadi WBD harus tetap diawasi dengan baik supaya tetap mengikuti aturan yang ditetapkan syarat-syarat WBD oleh Unesco”, katanya.

Baca Juga  Paparkan Kebutuhan Daerah di Kemendagri, Bupati Jembrana Dorong Akselerasi Pembangunan

Dirinya menyebutkan, dalam pengembangan ecowisata di Bali dihadapka pada tantangan alih fungsi lahan. Menurut Dirinya, Pemerintah terkait harus memiliki ketegasan agar alih fungsi lahan tidak merambah kelahan pertanian yang dilakukan para investor.

“Kendala yang dihadapi adalah maraknya alih fungsi lahan yang salah satu mengakibatkan banjir besar di Bali. Maka, Pemerintah harsu tegas melindungi lahan pertanian dari gempuran investor maupun masyarakat yang instan juga memanfaatkan lahan pertanian diubah menjadi bangunan Fisik betonisasi”, bebernya.

Baca Juga  BI Bali Dorong Transformasi Digital Desa Wisata Menuju Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan

Selanjutnya Dirinya membahkan, pada intinya alam Bali yang lestari masih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan berkunjung ke Bali.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments