spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Kembang Tinjau Langsung Sumur Bor Tak Aktif, Dorong Optimalisasi Lahan Pertanian

Bupati Kembang Tinjau Langsung Sumur Bor Tak Aktif, Dorong Optimalisasi Lahan Pertanian

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan kembali menunjukkan komitmennya terhadap sektor pertanian daerah dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah sumur bor di berbagai wilayah Jembrana, pada Senin (4/8/2025).

Sidak dilakukan untuk memverifikasi langsung kondisi lapangan, termasuk sumur-sumur bor yang mengalami kerusakan maupun yang belum berfungsi. Dalam keterangannya, Bupati Kembang menyatakan bahwa di Jembrana terdapat 132 sumur bor, hasil pembangunan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida di bawah Kementerian PUPR, yang kini dikelola oleh subak-subak lokal.

Baca Juga  58 Bhikkhu Thudong Tinggalkan Bali, Bupati Kembang Iringi Perjalanan Spiritual Menuju Jawa

“Kami ingin memastikan semua fasilitas ini benar-benar bermanfaat. Kalau ada yang rusak atau belum aktif, laporkan saja. Nanti kami bantu teruskan ke Balai agar bisa segera ditangani,” jelasnya.

Salah satu lokasi yang disorot adalah Desa Tegal Badeng Barat, tempat ditemukannya sumur bor yang belum dioperasikan. Bupati Kembang menegaskan perlunya upaya reaktivasi agar bisa dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas pertanian masyarakat sekitar.

Baca Juga  Musrenbang RPJMD Jembrana Dibuka, Bupati Kembang Dorong Penyelesaian Program Prioritas dan Peningkatan PAD

“Kalau fasilitas ini aktif, akan sangat membantu para petani menjaga pasokan air di tengah cuaca yang tidak menentu,” tambahnya.

Menurut Bupati, keberadaan sumur bor menjadi penopang vital bagi pertanian modern, apalagi di kawasan dengan irigasi terbatas. Ia menyebut pendekatan langsung ke lapangan penting agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPRPKP Jembrana, I Gede Sugianta, menjelaskan bahwa untuk tahun 2025 ini, pembangunan 10 unit sumur bor baru telah diagendakan oleh BWS Bali Penida. Dari jumlah itu, 5 sumur telah rampung tahap pengeboran, dan sedang menunggu instalasi listrik dari PLN. Sisanya, 5 titik masih dalam tahap tender.

Baca Juga  Tinjau Salat Id di Buleleng, Wabup Gede Supriatna Tekankan Pentingnya Hidup Rukun

Terkait keberadaan sumur-sumur yang tidak aktif, Sugianta menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan menyeluruh sebagai langkah awal koordinasi perbaikan.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments