GATRABALI.COM, DENPASAR – Universitas Ngurah Rai, Denpasar, kembali menggelar kegiatan Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi (AKKI) sebagai ajang untuk menempa mental, karakter dan kepemimpinan para mahasiswa baru pada perguruan tinggi yang dikenal sebagai Kampus Perjuangan ini.
“Dari kampus inilah, kami menyalakan api semangat untuk negeri,” kata Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, M.M., M.Hum saat membuka AKKI UNR 2025 di kampus setempat, pada Jumat, 26 September 2025.
AKKI UNR 2025 mengusung tema Dari Kampus untuk Negeri: Membentuk Mahasiswa Berintegritas, Berinovasi, dan Berdampak Sosial dalam Menjawab Tantangan Era Disrupsi Teknologi dan Perubahan Global.
“Tema ini sungguh relevan dengan tantangan zaman. Kita sedang hidup di era disrupsi, kecerdasan buatan, digitalisasi, dan perubahan global bergerak begitu cepat. Namun, kemajuan teknologi tidak akan berarti tanpa integritas moral dan tanggung jawab sosial,” ucapnya.
Oleh karena itu, menurut Prof Tirka, maka di sinilah peran kampus yang tidak hanya mencetak lulusan yang pintar, tetapi juga berkarakter, beretika, dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat serta bangsa.
Ia menambahkan, mahasiswa Universitas Ngurah Rai harus siap menjadi pribadi yang Berintegritas, Berinovasi dan Berdampak Sosial.
“Berintegritas itu bermakna menjunjung nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika akademik maupun sosial,” ujarnya.
Berinovasi, tidak hanya mengikuti arus teknologi, tetapi mampu menciptakan solusi baru yang menjawab masalah nyata. Sedangkan Bedampak Sosial, dimaknai bahwa mahasiswa harus menjadi agen perubahan, yang mampu menggerakkan masyarakat ke arah yang lebih baik, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Kegiatan AKKI ini saya harapkan tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi benar-benar menjadi wadah pembentukan mental, karakter, dan kepemimpinan mahasiswa,” ucapnya.
Prof Tirka meyakini mahasiswa Universitas Ngurah Rai adalah generasi yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga siap mengabdi untuk negeri.
“Mari kita jadikan momentum AKKI ini sebagai langkah awal menuju mahasiswa yang unggul secara intelektual, matang secara emosional, dan kokoh dalam integritas moral,” katanya memotivasi mahasiswa.
Wakil Rektor III Universitas Ngurah Rai (UNR) Dr. Gede Wirata, S.Sos., SH., MAP dalam kegiatan AKKI ini menyampaikan materi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi dan mensosialisasikan Satgas P2KPT (Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi).
“Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan kampus ramah, inklusif dan bebas kekerasan. Kampus yang aman adalah syarat utama mencetak generasi yang unggul. Mari kita wujudkan Universitas Ngurah Rai bebas kekerasan, berlandaskan Tri Hita Karana,” ujar Wirata.
Kegiatan Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi (AKKI) ini tak hanya diisi pemaparan materi dari sivitas akademika UNR, tetapi juga menghadirkan pemateri eksternal yakni Ketua Yayasan Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan (Rumah KaKek) Pasraman Satyam Eva Jayate I Ketut Udi Prayudi dan Ketua Dewan Eksekutif Perkumpulan Institut KAPAL Perempuan Misiyah.(ism/gb)





