spot_img
spot_img
BerandaBaliAriyani: Laporkan jika Ada Kecurangan, Diam Lahirkan Ketidakadilan

Ariyani: Laporkan jika Ada Kecurangan, Diam Lahirkan Ketidakadilan

GATRABALI.COM, DENPASAR – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani mengajak masyarakat untuk berani melaporkan jika ada kecurangan dalam pelaksanaan pemilu karena tindakan diam justru akan melahirkan ruang ketidakadilan.

“Pengawasan partisipatif bukanlah sekadar slogan, melainkan napas yang menjaga demokrasi tetap sehat dan bermartabat,” kata Ariyani saat pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang dikemas melalui kegiatan senam bersama di Car Free Day Buleleng, Minggu, 28 September 2025.

Baca Juga  Aksi Sosial "Menyapa dan Berbagi", TP PKK Provinsi Bali Salurkan Bantuan untuk Warga Dentim

Dalam kesempatan tersebut, Ariyani menegaskan bahwa pengawasan partisipatif adalah roh yang memastikan setiap hak rakyat tidak dicurangi.

“Bukan hanya mengawasi tinta di jari, tetapi juga mengawasi agar tidak ada daftar pemilih ganda, agar tidak ada politik uang yang merampas martabat rakyat, agar tidak ada intimidasi yang membuat suara rakyat dibungkam,” ujarnya.

Baca Juga  Bandara Bali Mencatat, Telah Layani 1 Juta Penumpang Selama Nataru

Ariyani pun mengingatkan bahwa setiap warga memiliki tanggung jawab moral untuk aktif melaporkan jika melihat kecurangan atau penyalahgunaan dalam setiap tahapan pemilu.

“Bila ada kecurangan, laporkan. Bila ada penyalahgunaan, bersuara! Sebab diam kita adalah ruang bagi lahirnya ketidakadilan,” kata Ariyani menegaskan.

Menurut Ariyani, demokrasi yang bersih bukanlah hadiah, melainkan buah dari keberanian rakyat untuk mengawal setiap proses.

Baca Juga  Putri Koster Ajak Warga Badung Tangani Sampah dari Hulu, Fokus di Dua Kecamatan

Dengan keterlibatan masyarakat secara luas, pengawasan partisipatif diharapkan mampu memastikan bahwa suara rakyat benar-benar menjadi cermin kehendak rakyat.

Kegiatan sosialisasi dengan pendekatan olahraga bersama ini menjadi cara kreatif Bawaslu Bali untuk memperluas jangkauan informasi, agar pesan tentang pentingnya pengawasan partisipatif dapat menyentuh lapisan masyarakat lebih luas, sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga pemilu adalah tugas bersama.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments