spot_img
spot_img
BerandaBaliAstra Motor Bali Edukasi Bengkel Umum dan Perkuat Pengawasan Distribusi Oli Honda

Astra Motor Bali Edukasi Bengkel Umum dan Perkuat Pengawasan Distribusi Oli Honda

GATRABALI.COM, DENPASAR – Astra Motor Bali terus memperkuat upaya pencegahan peredaran oli palsu melalui edukasi kepada konsumen maupun bengkel umum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan produk pelumas yang sesuai standar dan terhindar dari risiko kerusakan mesin akibat penggunaan oli yang tidak terjamin kualitasnya.

Sparepart Manager Astra Motor Bali, Nehemia, mengatakan edukasi mengenai cara membedakan oli asli dan palsu tidak hanya diberikan kepada pengguna sepeda motor, tetapi juga kepada bengkel umum yang menjadi salah satu titik layanan masyarakat.

“Tidak hanya konsumen, bengkel umum juga sudah kami edukasi mengenai cara pengecekan QR Code pada kemasan oli. Dengan begitu mereka dapat memastikan produk yang digunakan atau dijual kepada pelanggan benar-benar asli,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Tegaskan Ketahanan Energi Jadi Kunci Masa Depan Bali

Menurut Nehemia, penggunaan sistem verifikasi digital menjadi penting karena kemasan oli palsu kini semakin sulit dibedakan dari produk asli. Melalui pemindaian QR Code, baik konsumen maupun bengkel dapat melakukan pengecekan keaslian produk secara lebih akurat.

Ia menegaskan, Astra Motor Bali akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pihak yang terbukti memperdagangkan atau menggunakan oli palsu. Namun demikian, penentuan suatu produk sebagai oli palsu tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan tampilan kemasan.

“Kalau ada dugaan oli palsu, proses pengecekan lebih lanjut dilakukan oleh AHM karena harus melalui pengujian laboratorium. Jadi tidak bisa langsung disimpulkan hanya dari kemasan atau tampilan fisiknya,” jelas Nehemia.

Baca Juga  Dorong Sinergi Pembangunan, TP PKK Badung Rapatkan Barisan Bersama OPD

Selain edukasi, Astra Motor Bali juga memastikan proses distribusi oli Honda dilakukan melalui jalur resmi yang diawasi secara berjenjang. Produk dikirim dari pusat ke main dealer di masing-masing daerah untuk dilakukan pengecekan sebelum didistribusikan ke jaringan AHASS dan saluran resmi lainnya.

Menurutnya, sistem distribusi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen sekaligus meminimalkan peluang masuknya produk yang tidak sesuai standar ke pasar.

Nehemia juga menjelaskan bahwa sistem pengamanan pada kemasan oli Honda terus mengalami perkembangan. Jika sebelumnya QR Code sempat ditempatkan pada stiker di bagian tutup botol, kini kode verifikasi tersebut berada pada bagian kemasan yang lebih mudah diakses konsumen untuk dilakukan pengecekan.

Baca Juga  Konsisten Jaga Komunikasi, Astra Motor Bali Kembali Naik Podium di PR Awards 2025

“Dulu QR Code berada di stiker tutup botol karena saat itu belum bekerja sama dengan vendor yang sekarang. Produk terakhir yang menggunakan stiker pada tutup botol kurang lebih beredar sekitar tahun 2022,” katanya.

Melalui edukasi yang berkelanjutan serta pengawasan distribusi yang ketat, Astra Motor Bali berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membeli oli melalui jaringan resmi dan melakukan pengecekan keaslian produk sebelum digunakan. Langkah tersebut dinilai menjadi cara efektif untuk melindungi konsumen sekaligus menjaga performa sepeda motor Honda tetap optimal.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments