GATRABALI.COM, TABANAN — Pemerintah Kabupaten Tabanan menyambut awal Tahun 2026 dengan menggelar Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Jumat, 2 Januari 2025.
Upacara sakral ini menjadi bagian dari kesinambungan Karya Tawur Panca Wali Krama yang telah dilaksanakan pada awal Januari 2025 lalu.
Pujawali tersebut dihadiri Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya.
Turut mendampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Sekretaris Daerah dan istri, jajaran asisten Setda, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal dan BUMD, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan.
Sejak pagi hari, rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dari tahap persiapan, Nedunang Ida Bhatara Kelinggihan Ring Ampilan, dilanjutkan prosesi Ngemejiang Ida Betara, Ida Betara Rauh Saking Ngemejiang, hingga puncaknya Ngelinggihang dan persembahyangan bersama.
Prosesi dilaksanakan di Padmasana Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, kemudian berlanjut di Beji Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan. Pada malam hari, rangkaian dilanjutkan dengan Manjahan Banten Piodalan Jelih serta Pemekemitan.
Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih ini dilaksanakan selama dua hari dengan puncak karya jatuh pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan sebagai wujud bhakti dan rasa syukur, sekaligus memohon kerahayuan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tabanan dapat berjalan dengan lancar sepanjang tahun 2026.
Usai persembahyangan bersama, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pujawali ini memiliki makna penting sebagai landasan spiritual dalam menyongsong awal tahun.
Ia menyampaikan bahwa kebersamaan dalam ritual persembahyangan menjadi sarana memohon tuntunan dan restu agar seluruh tugas pengabdian kepada masyarakat dapat dijalankan dengan baik.
“Ini adalah ritual persembahyangan yang luar biasa. Kita semua terlibat dan patut bersyukur, serta bersama-sama mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” ujarnya.
Bupati Sanjaya juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan momentum Pujawali Jelih sebagai pijakan spiritual dalam bekerja, sehingga visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani dapat terwujud demi kesejahteraan seluruh krama Kabupaten Tabanan.(ri/gb)





