GATRABALI.COM, JEMBRANA – Upaya meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang digelar di Kabupaten Jembrana, Jumat, 16 Mei 2025.
Kegiatan hasil kolaborasi antara Biro Organisasi Setda Provinsi Bali dengan Bagian Organisasi dan Perpustakaan Setda Kabupaten Jembrana ini diikuti oleh 14 orang pengelola perpustakaan desa.
Bimtek ini dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa di Ruang Rapat Lantai III, Kantor Bupati Jembrana.
Dalam sambutannya, Dwi Maharimbawa menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi dalam membangun masyarakat Jembrana yang berdaya saing dan mandiri, sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah.
“Perpustakaan saat ini bukan lagi hanya tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang yang inklusif, tempat masyarakat belajar keterampilan baru, membangun jejaring, dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Bimtek ini memberikan bekal pengetahuan kepada para peserta mengenai strategi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang partisipatif dan memberdayakan.
Materi yang disampaikan mencakup penguatan literasi digital, pengembangan potensi lokal, hingga pemberdayaan usaha mikro.
“Bimtek ini sangat penting karena menyentuh langsung akar kebutuhan masyarakat. Saya harap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh di wilayah masing-masing,” tambah Dwi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan perpustakaan desa di Jembrana semakin inovatif dan mampu berperan aktif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan literasi yang inklusif.(gus/gb)


