GATRABALI.COM, BANGLI – Kabupaten Bangli kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Walidata Tingkat Daerah se-Provinsi Bali, Selasa, 16 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Krisna, Setda Kabupaten Bangli, ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat koordinasi pengelolaan data sektoral guna mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Statistik Diskominfos Provinsi Bali, Dewa Made Puspa. Turut hadir, Plt. Kepala Diskominfosan Bangli, I Nyoman Murditha, serta jajaran kepala dinas Kominfo dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
Dalam sambutannya, I Nyoman Murditha menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh perwakilan Walidata. Ia menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang komunikasi dan koordinasi lintas daerah.
“Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, data dibagi menjadi tiga: statistik dasar, sektoral, dan khusus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan amanat Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang SDI, yang menegaskan peran Walidata dalam pemeriksaan, penyebarluasan, serta pembinaan produsen data.
Mewakili Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Dewa Made Puspa menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Bangli sebagai tuan rumah forum keempat tahun ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga menjadi media diskusi dan peningkatan kapasitas.
“Data di e-Walidata sangat penting. Jika tidak terpenuhi, maka usulan perencanaan pembangunan daerah tidak akan disetujui pemerintah pusat,” tegasnya, merujuk pada SIPD sesuai Permendagri Nomor 70 Tahun 2019.
Forum kali ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni I Gusti Ngurah Agung Rama Gunawan dari BPS Bangli serta Ni Made Ayu Wiratningsih, Sekretaris Diskominfosan Bangli. Keduanya memaparkan materi untuk memperluas wawasan peserta terkait pengelolaan data dan penguatan SDI di daerah.
Di akhir sambutan, Dewa Made Puspa juga mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang meningkat di hampir seluruh kabupaten/kota di Bali. Menurutnya, capaian itu membuktikan adanya keseriusan dan kerja sama yang solid antar daerah.
“Melalui forum ini, kita bisa terus berbagi ilmu dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas data demi kemajuan Bali,” pungkasnya. (ism/gb)





