GATRABALI.COM, BADUNG – Penyebab cuaca hujan dan angin kencang kemarin malam dan menjelang pagi hari tadi menurut, Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III, Putu Pradiatma Wahyudi disebabkan oleh faktor aktifnya monsun Asia disertai terbentuknya pola pertemuan angin (konvergensi) dan kelembaban Udara yang basah hingga lapisan 200 mb terjadi disekitar wilayah Bali, sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif dan angin kencang.
“Sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan,” katanya, Rabu,(21/1/2026) di Badung.
Dirinya menyampaikan, Hampir disebagian besar wilayah Bali, terjadi kondisi hujan disertai angin kemarin.
“Sebagian wilayah Bali terjadi kondisi ini (hujan disertai angin), sedangkan untuk kecepatan angin semalam tercatat di Stasiun Meteorologi Ngurah Rai sebesar 38 knot (70,3 km/jam) untuk wilayah Bali bagian selatan,” sebutnya.
Dirinya menyampaikan, kondisi kecapat angin yang terjadi kemarin dapat dikategorikan kecang.
“Kecepatan angin mencapai 25 knot atau lebih sudah masuk kategori angin kencang,” cetusnya.
Putu Pradiatma menambahkan, Pontensi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir kilat dan angin kencang, berpotensi terjadi di Kabupaten, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung dan Kabupaten Buleleng.
“Wilayah-wilayah ini berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi, banjir, banjir bandang dan longsor tergantung tingkat kerawanan masing-masing wilayah,” pungkasnya.(gun/gb)





