GATRABALI.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra saat memimpin Apel Krida di Taman Kota Singaraja, Jumat, 17 Oktober 2025.
Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menyoroti fenomena perubahan cuaca yang kerap terjadi belakangan ini, dari hujan lebat disertai angin kencang hingga panas terik yang berkepanjangan.
Ia menilai, kondisi tersebut harus menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga keseimbangan alam.
“Cuaca saat ini sangat ekstrem, kadang hujan deras, kadang panas sekali. Kita harus beradaptasi dan ikut menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya.
Bupati meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama perangkat daerah lain untuk menggerakkan kegiatan nyata yang berdampak langsung terhadap pelestarian alam.
Program seperti penanaman pohon, pembersihan lingkungan, serta edukasi masyarakat dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif.
Selain fokus pada isu lingkungan, Sutjidra juga menyinggung pentingnya memperkuat integritas dan transparansi di jajaran pemerintahan. Ia berharap hasil survei penilaian integritas dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kita harus jaga moral, kedisiplinan, dan integritas. ASN harus jadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Apel Krida kali ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan ASN, tetapi juga momentum memperkuat semangat Buleleng Hijau, sebuah gerakan kolektif untuk menjaga kelestarian alam di daerah berjuluk Kota Singa Ambara Raja tersebut.(adv/gb)





