GATRABALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam melestarikan adat dan budaya Bali melalui kehadiran Bupati I Wayan Adi Arnawa dalam karya Padudusan Alit Ngelinggihang Pitara-Pitari, Mepetik, dan Ngangkid di Pura Batan Bingin, Tanjung Benoa, Selasa, 19 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan punia sebesar Rp 20 juta sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan yadnya.
Hadir mendampingi Bupati Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana, Penglingsir Pratisentana Pasek Padang Subadra, serta krama pengempon Pura dan semeton Dadia Pemeregan Arya Pemecutan Tanjung Benoa.
Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan menekankan pentingnya nilai-nilai luhur yang diwariskan melalui kegiatan ngayah.
“Semangat dan kekompakan masyarakat dalam ngayah adalah cerminan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga. Semoga upacara ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar Bupati.
Menurut Manggala karya I Wayan Citra, rangkaian upacara telah dimulai sejak 12 Agustus dengan kegiatan Mepetik dan Ngangkid, dilanjutkan Ngias Ngajum Ida Bhatara pada 19 Agustus, puncak Padudusan Alit pada 20 Agustus, dan Penyineban pada 21 Agustus.
Upacara ini terlaksana setelah rampungnya perbaikan Pura yang mendapat dukungan dari Pemkab Badung, sehingga masyarakat dapat melaksanakan yadnya dengan khidmat.(gb)





