GATRABALI.COM, BADUNG – Pura Anyar yang berada di wilayah Desa Adat Umahanyar, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, menjadi pusat kegiatan spiritual dengan pelaksanaan Karya Mapedudusan Alit, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Wraspati Kalpa Madya, dan Meyama Raja, Rabu 6 Agustus 2025 (Buda Kliwon Wuku Ugu).
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir secara langsung sebagai wujud dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan yadnya suci ini. Upacara besar ini dipuput oleh Tri Sadaka: Ida Pedanda Griya Lebah Manuaba (Abiansemal), Ida Pedanda Budha Griya Saraswati (Batuan), Ida Pedanda Griya Tegeh (Abiansemal).
Rangkaian upakara turut melibatkan Tawur Manca Sanak Agung, Melaspas, Panyegjeg, Pangenteg Linggih, Mepedagingan, dan Rsi Gana yang semuanya berjalan lancar dalam suasana penuh kekhidmatan.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran prosesi dan berharap yadnya ini membawa kerahayuan bagi krama Desa Adat Umahanyar dan seluruh masyarakat Badung.
“Karya ini merupakan manifestasi keyakinan umat terhadap keseimbangan sekala dan niskala. Semoga membawa kemakmuran dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyerahkan punia sebesar Rp 20 juta, yang diterima oleh Ketua Panitia Karya, I Nyoman Sutama.
Nyoman Sutama dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan karya sudah dimulai sejak awal Juli, dengan puncak karya direncanakan pada Saniscara Pon Wuku Ugu, 9 Agustus 2025.
Ia juga menjelaskan bahwa dana karya berasal dari APBDes Mambal senilai Rp 600 juta (dana aci), dana uparengga Rp 350 juta, serta punia dari masyarakat, dengan kebutuhan total sekitar Rp 1,2 miliar.
“Kami sangat mengharapkan dukungan tambahan dari pemerintah agar pelaksanaan karya ini dapat tuntas tanpa membebani masyarakat adat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Abiansemal, Perbekel dan BPD Desa Mambal, Bendesa Adat Mambal, LPM, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.(gb)





