spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Sanjaya Panen Raya di Subak Aseman, Tabanan Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

Bupati Sanjaya Panen Raya di Subak Aseman, Tabanan Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

GATRABALI.COM, TABANAN — Kegiatan panen raya padi di Subak Aseman, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Rabu, 7 Mei 2025, berlangsung meriah dan penuh semangat.

Tidak hanya menjadi momentum panen hasil tani, acara ini juga menjadi simbol kuatnya komitmen Kabupaten Tabanan sebagai lumbung pangan Bali. Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir langsung dan ikut turun ke sawah bersama para petani, menunjukkan dukungan nyata terhadap sektor pertanian.

Didampingi jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Tabanan, Sekda dan Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, serta sejumlah tokoh pertanian termasuk I Made Urip dari Pokja Percepatan Pembangunan Provinsi Bali bidang pertanian, Bupati Sanjaya memanen padi varietas Nutrizinc. Varietas ini diketahui memiliki kandungan gizi tinggi yang bermanfaat dalam pencegahan stunting.

Baca Juga  Subak Sembung dan Subak Paang Jadi Fokus Pengendalian Inflasi di Denpasar

“Hari ini saya merasa sangat bangga bisa panen langsung bersama para petani. Hasil panennya baik, kadar air sesuai standar, dan alat-alat pertanian yang digunakan sudah modern. Ini membuktikan bahwa petani Tabanan semakin maju dan berdaya,” ujar Sanjaya.

Panen dilakukan pada lahan seluas 35 are dengan total produksi sekitar 2,1 ton gabah. Harga gabah kering panen saat ini mencapai Rp 6.500 per kilogram, dan langsung diserap oleh Bulog, memberikan kepastian harga kepada petani.

Baca Juga  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Luncurkan Program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura

Sanjaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa di tengah perkembangan sektor pariwisata, pertanian harus tetap menjadi fondasi utama perekonomian Tabanan.

Tabanan tidak boleh bergeser dari jati dirinya sebagai kabupaten agraris. Kita boleh berdampingan dengan daerah wisata, tapi sektor pertanian tetap harus menjadi prioritas. Bahkan, pertanian dan pariwisata bisa saling memperkuat. Wisatawan bisa menikmati atraksi panen, dan produk pertanian bisa dipasok ke industri pariwisata,” jelasnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan dalam kegiatan ini menegaskan sinergi yang kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di tingkat daerah.

Baca Juga  Dorong Pemulihan Ekonomi Pariwisata, Pj Gubernur Bali Buka BBTF 2024

Pekaseh Subak Aseman, Wayan Suka Artama, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Ia berharap, kebersamaan seperti ini bisa terus dijaga demi menghadapi berbagai tantangan pertanian ke depan.

“Kami merasa sangat dihargai dan diperhatikan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kami,” ucapnya.

Kegiatan panen raya ini tidak hanya memperlihatkan keberhasilan dalam produksi padi, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga terkait demi ketahanan pangan berkelanjutan di Bali.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments