GATRABALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam pelaksanaan dua karya besar keagamaan di Desa Lalanglinggah dan Desa Kelating pada Minggu, 4 Mei 2025.
Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan spiritualitas masyarakat Tabanan.
Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama dalam Upacara Pujawali di Ida Bhatara Ring Kahyangan Jagat Luhur Pucak Bukit Rangda, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. Bupati Sanjaya kemudian melanjutkan ke Upacara Dewa Yadnya Karya Caru Manca Kelud, Melaspas, dan Ngenteg Linggih di Pura Beten Bingin, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, sebagai murdaning jagat. Puncak upacara ini dijadwalkan pada 13 Mei 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati I Made Dirga, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para asisten, serta sejumlah kepala OPD terkait, memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya dan spiritual.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan warga yang ikut ngayah secara sukarela.
“Saya apresiasi gotong royong yang luar biasa ini. Ukuran yadnya yang utama adalah ketika yadnya ini dibangun dengan lascarya dan tulus ikhlas. Ini termasuk yadnya yang satwika, utamaning utama,” ucapnya.
Ia menegaskan, karya yang dilandasi kesucian dan kebersamaan menjadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk pelestarian nilai luhur yang mencerminkan jati diri masyarakat Tabanan.
“Semangat ini perlu terus kita jaga dan lestarikan,” tambahnya.
Di lokasi kedua, Bendesa Adat Kelating, Dewa Made Maharjana, juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran langsung Bupati dan jajaran pemerintah.
“Ini bentuk perhatian nyata yang menambah semangat kami dalam menyelesaikan karya ini dengan baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini bukan sekadar ritual persembahyangan, melainkan manifestasi kekuatan gotong royong, spiritualitas, dan dedikasi masyarakat Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap semangat tersebut terus tumbuh dalam setiap kegiatan adat, sebagai bagian dari visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).(gus/ub)


