GATRABALI.COM, BULELENG – Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menggelar dialog bersama mahasiswa sebagai upaya memperkuat sinergi generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Bichito Cafe, Kamis, 28 Mei 2026, tersebut menjadi wadah diskusi santai untuk menghimpun ide, kritik, dan masukan dari kalangan mahasiswa demi kemajuan Kabupaten Buleleng.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki kreativitas, semangat perubahan, serta kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda yang memiliki pemikiran inovatif dan kritis.
“Mahasiswa adalah kelompok intelektual yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat perubahan. Saya berharap melalui diskusi seperti ini akan lahir gagasan-gagasan baru yang bisa memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra.
Ia juga memastikan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai kritik dan saran konstruktif dari mahasiswa agar program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah tidak anti kritik. Justru kami membutuhkan saran dan masukan dari adik-adik mahasiswa agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Saya ingin mahasiswa ikut mengawal pembangunan Buleleng,” tegas Bupati Sutjidra.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menilai mahasiswa merupakan aset penting yang harus diberikan ruang untuk terlibat dalam pembangunan daerah.
Ia berharap forum komunikasi seperti ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menciptakan program pembangunan yang lebih inovatif.
“Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi. Pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi sehingga ide dan inovasi mahasiswa bisa diimplementasikan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Dialog interaktif tersebut membahas berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia, hingga persoalan lingkungan dan infrastruktur.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Buleleng berharap mahasiswa dapat terus berkontribusi aktif dalam mengawal arah pembangunan daerah agar semakin maju, adaptif, dan berdaya saing.(adv/gb)





