GATRABALI.COM, DENPASAR — Masyarakat Bali kini dapat menikmati layanan kesehatan mata berteknologi tinggi dengan hadirnya Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC) Bali, yang berlokasi di dalam Icon Bali Mall, Sanur.
Klinik ini merupakan cabang ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, sekaligus menjadi yang pertama di Bali yang menawarkan SMILE Pro Flapless LASIK, teknologi koreksi penglihatan generasi terbaru yang memberikan hasil cepat dan kenyamanan maksimal bagi pasien.
Kehadiran klinik ini merupakan hasil kerja sama antara Ciputra Healthcare dan Singapore Medical Group (SMG), yang telah menjalin kemitraan selama satu dekade dalam menghadirkan layanan kesehatan mata berstandar internasional di Indonesia.
CEO Singapore Medical Group, Dr. Beng Teck Liang, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hal baru, melainkan kelanjutan dari kerja sama yang sudah terjalin selama sepuluh tahun.
Ia menyebut setiap tahun kedua pihak terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat Indonesia mendapatkan pengalaman medis terbaik.
“Kami ingin memastikan dapat membawa pelayanan medis terbaik ke Indonesia. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan teknologi terbaru, namun kami percaya diri karena teknologi ini bekerja dengan sangat baik, terutama bagi anak muda yang ingin memperbaiki penglihatan,” ujarnya pada konferensi pers Jumat, 10 Oktober 2025.

Dr. Beng menambahkan bahwa penerapan standar internasional di Ciputra SMG Eye Clinic juga bisa menjadi pembelajaran bagi industri kesehatan di Indonesia.
“Yang paling penting, inovasi teknologi yang kami hadirkan adalah yang terbaru dan pertama di Pulau Bali,” tambahnya.
Selain LASIK, CSEC Bali juga akan menghadirkan layanan operasi katarak dalam waktu dekat.
“Kami sudah memiliki izin untuk pelayanan katarak, jadi hanya tinggal menunggu waktu untuk mulai beroperasi,” jelas Dr. Beng.
Klinik CSEC Bali dipimpin oleh Dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M(K), bersama tim dokter spesialis berpengalaman. Ia menjelaskan bahwa setiap pasien harus menjalani pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi matanya sebelum tindakan LASIK dilakukan.
Menurut Dr. Rahayu, tidak semua orang memenuhi syarat untuk menjalani LASIK karena prosedur ini memerlukan kondisi mata tertentu.
“Sebelum tindakan dilakukan, pasien akan menjalani pemeriksaan pendahuluan atau screening untuk menentukan apakah ia kandidat yang ideal,” terangnya.
Ia menambahkan, kandidat ideal berusia minimal 18 tahun, tidak sedang hamil atau menyusui, serta tidak memiliki kelainan mata lainnya.
“Batas maksimal yang dapat dikoreksi adalah minus 10 dan silinder 5. Ketebalan kornea juga akan diperiksa secara menyeluruh agar hasilnya optimal dan aman,” jelasnya.
Dr. Rahayu juga menyoroti keunggulan teknologi yang digunakan di CSEC Bali. Teknologi asal Jerman ini hanya memerlukan waktu sekitar delapan detik per mata tanpa membuat flap, sehingga pasien merasa lebih nyaman dan proses pemulihan lebih cepat.
“Prosedur tanpa flap ini menjadikan pasien jauh lebih nyaman dan bisa kembali beraktivitas dengan cepat,” ujarnya.
Sementara itu, William Ciputra, Business Development Manager Ciputra Group, menyebut kehadiran klinik ini sebagai bentuk komitmen Ciputra dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ciputra memiliki misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui fasilitas kesehatan terbaik, termasuk klinik mata. Bali adalah gerbang yang menghubungkan Indonesia dengan dunia internasional, dan kami ingin melayani tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan medis domestik dan mancanegara,” ungkapnya.
William juga menjelaskan alasan pemilihan Sanur sebagai lokasi klinik.
“Sanur kami pilih karena merupakan kawasan wisata yang tenang, mudah diakses, dan menjadi titik transit utama menuju Nusa Penida dan pulau-pulau di sekitarnya. Kami ingin masyarakat lokal maupun wisatawan dapat menikmati penglihatan jernih sekaligus pengalaman perawatan yang nyaman di lingkungan yang menyenangkan,” jelasnya.
Teknologi SMILE Pro Flapless LASIK yang digunakan di CSEC Bali mengandalkan VisuMax® 800 Femtosecond Laser, memungkinkan prosedur dilakukan hanya dalam hitungan detik tanpa sayatan pada permukaan mata. Pasien bahkan dapat langsung merasakan penglihatan lebih jelas segera setelah tindakan.
Untuk memberikan kenyamanan tambahan, CSEC Bali juga menawarkan paket LASIK Staycation, hasil kolaborasi dengan hotel-hotel di Bali. Pasien dapat menikmati layanan penjemputan dari Bandara Ngurah Rai hingga hotel dan klinik, memudahkan mereka dalam menjalani proses perawatan.
Dengan dibukanya Ciputra SMG Eye Clinic Bali, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk menikmati penglihatan lebih jernih, aman, dan nyaman dengan teknologi medis terkini yang hadir langsung di Pulau Dewata.(hri/gb)





