spot_img
BerandaBaliBadungDi Tengah Isu Keretakan, Adi Arnawa dan Bagus Alit Tampil Kompak di...

Di Tengah Isu Keretakan, Adi Arnawa dan Bagus Alit Tampil Kompak di Publik

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Menanggapi spekulasi berkembang pasca pernyataan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam HUT Baladika belum lama ini, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, terkait suksesi kepemimpinan di Badung.

Mereka kompak menepis isu keretakan hubungan maupun adanya persaingan dini terkait kursi kepemimpinan di Gumi Keris selanjutnya.

Pernyataan Wagub menyebut nama Bagus Alit Sucipta dalam konteks kepemimpinan masa depan dinilai publik sebagai sinyal politik yang kuat, namun mereka mengklarifikasi secara mekanisme kepartaian, prioritas keberlanjutan jabatan biasanya diberikan kepada petahana untuk menyelesaikan dua periode sejauh tidak ada kendala prinsipil.

“Gini lho, artinya untuk menepis isu-isu itu, tidak ada begitu. Yang jelas hubungan kami kan cukup baik dan bersinergi,” terang, Adi Arnawa disela acara konsolidasi penanganan sampah dengan pelaku usaha, Kamis (7/5/2026) di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung.

Baca Juga  Musrenbang RPJMD 2025–2029, Pemkab Badung Fokus pada Tujuh Program Prioritas

Dirinya mengatakan, mekanisme kepartaian biasanya memberikan prioritas kepada petahana untuk menjabat selama dua periode jika tidak ada kendala prinsipil.

Arnawa, menyampaikan pernyataan Wakub Bali kemungkinan besar merujuk pada logika keberlanjutan estafet kepemimpinan sesuai aturan organisasi.

“Ya mungkin saja Pak Wagub menyampaikan waktu itu, yang dimaksud kalau kita lihat mekanisme partai kami itu kan biasanya setelah Bupati itu kan yang mendapat prioritas wakil bupati. Ya itu logikanya kalau tidak ada masalah, logikanya kan pasti dua periode,” paparnya.

Baca Juga  Pemkab Badung Rampungkan Bantuan Galungan, Bupati Tekankan Transparansi dan Ketepatan Sasaran

Arnawa menyayangkan, adanya pihak-pihak yang mencoba memanaskan suasana dengan menggulirkan isu rivalitas menjelang pemilihan mendatang. Ia menegaskan bahwa rencana politik pribadi masih sangat jauh dan saat ini seluruh jajaran sedang berkonsentrasi pada pelayanan masyarakat.

“Nggak ada begitulah, nanti 2034 aja. Ini teman-teman ini yang bawa goreng-goreng,” ucapnya.

Selanjutnya dalam waktu yang sama, Adi, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengklarifikasi pernyataan mengenai dirinya merupakan bagian dari prospek jangka panjang setelah masa jabatan saat ini tuntas.

Ia menyebut fokusnya saat ini masih tercurah sepenuhnya untuk menyelesaikan program-program pembangunan yang telah direncanakan bagi masyarakat Badung.

“Saat hari ulang tahun (Baladika) itu kan mungkin maksud daripada Pak Wabup itu nantinya setelah, astungkara, dua periode, ya setelah itu saya juga kan ada peluang. Astungkara, masih banyak program yang belum saya lakukan,” sebutnya

Baca Juga  Dengarkan Aspirasi Dewan, Bupati Adi Arnawa Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Badung

Ia berharap masyarakat tidak terjebak dalam opini yang sengaja dipesan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengganggu stabilitas daerah. Baginya, tujuan utama saat ini adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasakan kelanjutan estafet kepemimpinan yang berkesinambungan.

“Jadi di sana kita mungkin bisa memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat biar melanjutkan estafet Pak Wayan Koster. Menurut saya sih seperti itu, nggak ada yang lebih, hanya teman-teman saja janganlah dipesan-pesan gitu,” pungkas Alit Sucipta. (gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments