GATRABALI.COM, DENPASAR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelestarian seni dan budaya Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Pementasan Parade Calonarang Duta Kabupaten Badung dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa, 16 Juni 2026.
Bupati Adi Arnawa hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sukadana beserta jajaran, serta para seniman dan tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan kepada Duta Kabupaten Badung.
Menurut Adi Arnawa, kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral kepada para seniman yang telah mempersiapkan diri untuk tampil membawa nama Kabupaten Badung di ajang seni budaya terbesar di Pulau Dewata tersebut.
“Meskipun hari ini bertepatan dengan Hari Raya Penampahan Galungan, kami tetap hadir untuk memberikan semangat agar Duta Kabupaten Badung bisa tampil maksimal sesuai kemampuan terbaik mereka,” ujar Adi Arnawa.
Ia menegaskan bahwa Pesta Kesenian Bali memiliki makna strategis dalam menjaga keberlanjutan seni budaya Bali. Selain menjadi ruang kreativitas para seniman, PKB juga menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.
Menurutnya, kekuatan budaya menjadi salah satu fondasi utama yang menopang sektor pariwisata Bali, khususnya di Kabupaten Badung. Karena itu, keberadaan PKB harus terus didukung agar mampu melahirkan karya-karya seni yang berkualitas sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi yang diwariskan para leluhur.
“Kita patut bersyukur PKB menjadi wadah bagi para seniman untuk terus berkarya sehingga khazanah seni kita tidak akan pernah putus. Sebagai bentuk perhatian nyata, selain dukungan moral, kami juga memberikan bantuan finansial tambahan di luar anggaran resmi dari Dinas Kebudayaan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Duta Kabupaten Badung menampilkan Reksadana Calonarang bertajuk “Geseng Waringin” yang dibawakan Sanggar Seni Majelangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara.
Lakon tersebut mengangkat kisah dari Kerajaan Dirah yang menceritakan pernikahan Mpu Bahula dengan Ratna Manggali, putri Ni Calonarang. Di balik pernikahan itu tersimpan misi Mpu Bahula untuk mendapatkan lontar sakti Nicarya Lingga atas perintah Mpu Baradah. Kisah tersebut menggambarkan perjuangan menegakkan kedamaian melalui kebijaksanaan dan pengetahuan spiritual.
Penampilan Sanggar Seni Majelangu berhasil menyedot perhatian penonton yang memadati Kalangan Ayodya. Tata garap yang kuat, dipadukan dengan kemampuan para seniman dalam menghidupkan karakter-karakter dalam cerita, menghadirkan pertunjukan yang sarat nilai filosofis dan hiburan.
Partisipasi Duta Kabupaten Badung dalam PKB XLVIII menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem seni budaya Bali sekaligus memberikan ruang bagi para seniman daerah untuk terus berkarya dan berinovasi di tengah perkembangan zaman.(nov/gb)





