GATRABALI.COM, DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali mempertegas komitmen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui Rapat Koordinasi P4GN Wilayah Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis, 5 Februari 2026.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa ancaman narkoba harus ditangani secara serius mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata internasional dengan mobilitas wisatawan yang tinggi.
Kondisi tersebut menjadikan Bali memiliki tingkat kerentanan terhadap peredaran narkotika sehingga memerlukan langkah penanganan yang terintegrasi.
“Ketika saya menerima audiensi Kepala BNN dan melihat data yang disampaikan, saya melihat kita harus sangat serius menangani persoalan narkoba ini. Bali adalah destinasi wisata dunia, wilayahnya kecil, tetapi memiliki daya tarik global yang luar biasa,” ujarnya.
Gubernur juga mendorong penguatan sistem pencegahan berbasis desa adat melalui penyusunan pararem anti narkoba sebagai bagian dari pendekatan kearifan lokal.
Menurutnya, keterlibatan desa adat menjadi kunci penting dalam membangun benteng sosial yang kuat untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin menambahkan bahwa ancaman narkotika di Bali terus berkembang dengan berbagai modus baru, termasuk penyalahgunaan zat adiktif pada cairan vape dan praktik clandestine lab.
Selain itu, kasus narkotika masih banyak ditemukan di wilayah perkotaan maupun kawasan wisata seperti Denpasar, Badung, dan Buleleng.
Untuk itu, sejumlah langkah strategis didorong, di antaranya pembentukan pusat rehabilitasi terpadu milik daerah, penguatan tim terpadu lintas instansi, serta peningkatan program rehabilitasi bagi penyalahguna melalui asesmen terpadu.
Rakor P4GN 2026 diharapkan menghasilkan rencana aksi daerah yang konkret, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang aman, sehat, dan berdaya saing global.(ism/gb)





