spot_img
spot_img
BerandaBaliGubernur Koster Paparkan Strategi Bali Mandiri, Menteri Pambudy Siap Fasilitas

Gubernur Koster Paparkan Strategi Bali Mandiri, Menteri Pambudy Siap Fasilitas

GATRABALI.COM, DENPASAR – Upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan kembali mendapat dorongan dari pemerintah pusat.

Hal ini terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, di Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (13/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster memaparkan sejumlah prioritas strategis yang saat ini digarap Pemprov Bali. Ketiga program utama yang menjadi perhatian ialah kemandirian energi, kemandirian pangan, dan penguatan pengelolaan sumber air.

Koster menegaskan pentingnya mempercepat transisi menuju energi bersih untuk memastikan ketersediaan listrik Bali lebih stabil. Ketergantungan terhadap pasokan listrik dari Jawa Timur melalui kabel bawah laut dinilai rawan gangguan.

Baca Juga  Pemilahan Sampah Berbasis Sumber, DLHK Lakukan Sosialisasi Secara Door To Door

“Jika jaringan bawah laut bermasalah, Bali bisa gelap total. Kita harus mengurangi ketergantungan itu dengan memanfaatkan energi surya secara lebih luas,” ujarnya. Penggunaan PLTS akan didorong di berbagai sektor, mulai dari kantor pemerintahan hingga hotel dan industri.

Dalam hal kemandirian pangan, Gubernur Koster menekankan perlunya memperkuat pertanian lokal berbasis organik. Bali memiliki kekayaan komoditas yang mampu menopang kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, sayuran, bawang merah, hingga kopi dan cokelat.

“Potensi pangan lokal kita luar biasa. Yang perlu dilakukan adalah memastikan produksi berkelanjutan dan mengurangi pasokan dari luar Bali,” jelasnya.

Baca Juga  Pembangunan JEC Bali Sanur Dimulai, Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Dunia

Program Bali Mandiri Air juga menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah. Selain membenahi sumber air, Pemprov Bali juga menegakkan kebijakan pembatasan air minum dalam kemasan plastik sekali pakai untuk menekan timbulan sampah.

“Keseimbangan alam Bali harus dijaga. Air yang ada harus dirasakan merata oleh masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Koster turut menekankan pembenahan sektor pariwisata. Penertiban wisatawan yang melanggar aturan, termasuk tindakan tegas terhadap usaha tanpa izin, menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas destinasi.

“Kami ingin wisatawan yang datang benar-benar menghargai Bali. Pariwisata harus memberikan manfaat nyata tanpa merusak tatanan budaya dan alam,” katanya.

Baca Juga  Keadilan Restoratif di Desa Adat, Gubernur Koster Dorong Bale Kerta Adhyaksa Jadi Perda

Menteri Rachmat Pambudy mengapresiasi langkah-langkah yang dipaparkan Gubernur Koster. Menurutnya, program pembangunan Bali sangat sejalan dengan arah kebijakan nasional, terutama terkait SDGs dan pembangunan rendah karbon.

“Bali memiliki modal kuat berupa kearifan lokal seperti Tri Hita Karana. Ini menjadi contoh bagaimana pembangunan bisa tetap selaras dengan alam,” ungkapnya.

Ia memastikan Bappenas siap mendukung langkah Bali menuju kemandirian pangan organik, energi bersih, dan air yang berkelanjutan.

“Bali telah menjadi model provinsi hijau. Pendekatan ini bisa direplikasi di daerah lain,” tutupnya.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments