spot_img
BerandaBaliDiplomasi Berbasis Budaya, Gubernur Koster Resmikan Papan Nama Konsulat Australia Beraksara Bali

Diplomasi Berbasis Budaya, Gubernur Koster Resmikan Papan Nama Konsulat Australia Beraksara Bali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Hubungan erat antara Bali dan Australia kembali terjalin dalam wujud yang penuh makna.

Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, bersama Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, secara resmi meresmikan papan nama baru Konsulat-Jenderal Australia yang kini menggunakan aksara Bali, Senin, 10 November 2025.

Langkah ini menjadikan Konsulat-Jenderal Australia sebagai kantor diplomatik pertama di Bali yang memasang nama resmi dalam aksara Bali berdampingan dengan aksara Latin. Inisiatif tersebut menjadi simbol penghormatan dan apresiasi mendalam Australia terhadap budaya dan identitas Bali.

Baca Juga  Perekonomian Indonesia Tetap Stabil, OJK Waspadai Dampak Geopolitik Global

Konsul-Jenderal Jo Stevens mengatakan, Bali memiliki tempat yang istimewa bagi masyarakat Australia, bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan budaya dan tradisinya.

“Dengan menambahkan aksara Bali pada papan nama gedung kami, kami ingin menunjukkan rasa hormat Australia yang mendalam dan abadi terhadap masyarakat dan budaya Bali,” ujarnya.

Jo Stevens menambahkan, tindakan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan Gubernur Koster yang mendorong pelestarian bahasa dan aksara Bali.

Baca Juga  Pemuteran Geger, 22 Penyu Hijau Berhasil Ditemukan

“Kami bangga dapat berkontribusi, meski kecil, dalam upaya besar Pemerintah Provinsi Bali melestarikan budaya lokal. Australia akan selalu menjadi sahabat dan mitra dekat bagi Bali,” tegasnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan penghormatan Konsulat-Jenderal Australia terhadap budaya Bali. Langkah ini sejalan dengan semangat kami menjaga jati diri daerah melalui pelestarian aksara, bahasa, dan sastra Bali,” ujarnya.

Baca Juga  Provinsi Bali Targetkan Tutupan Lahan Mangrove 30%

Koster juga berharap agar kantor-kantor perwakilan asing lainnya di Bali dapat mengikuti jejak serupa.

“Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk ikut menghargai dan menggunakan aksara Bali dalam berbagai bentuk publikasi,” tambahnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Denpasar, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, serta perwakilan komunitas budaya.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa persahabatan, mencerminkan harmonisasi antara diplomasi internasional dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments