spot_img
spot_img
BerandaBaliGubernur Koster Resmi Buka Bulan Bung Karno VII Tahun 2025 di Bali

Gubernur Koster Resmi Buka Bulan Bung Karno VII Tahun 2025 di Bali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Bulan Bung Karno VII Tahun 2025 dalam sebuah upacara penuh semangat nasionalisme di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Minggu (1/6/2025).

Pembukaan ini menjadi simbol penghormatan mendalam masyarakat Bali terhadap Bung Karno sebagai Bapak Proklamator, Penggali Pancasila, dan pencetus ajaran Trisakti.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menegaskan bahwa Bulan Bung Karno merupakan wujud bhakti dan rasa terima kasih masyarakat Bali atas jasa-jasa besar Bung Karno dalam memerdekakan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Bung Karno menjalani lebih dari 11 tahun masa tahanan dan pengasingan, dan justru di masa pengasingan di Ende, beliau menggali nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan menjadi Pancasila pada 1 Juni 1945.

Baca Juga  Banjir Bandang Rusak Permukiman di Banjar, Bupati Sutjidra Instruksikan Penanganan Cepat

“Bulan Bung Karno adalah momentum penting untuk mengenang dan menghidupkan kembali ajaran, pemikiran, dan semangat perjuangan Bung Karno. Ini adalah bentuk penghargaan atas pengorbanan beliau,” ujar Koster.

Melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019, Pemprov Bali telah menetapkan penyelenggaraan Bulan Bung Karno setiap tahun. Gubernur Koster menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Prana Jagat Kerthi”, yang bermakna bahwa ajaran Bung Karno adalah bagian dari harmoni semesta. Tema ini sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang berlandaskan enam prinsip kesejahteraan dalam Sad Kerthi.

“Pembangunan Bali harus berakar pada spiritualitas, kelestarian alam, kemanusiaan, dan budaya. Ajaran Bung Karno dan kearifan lokal Bali harus terus diaktualisasikan dalam berbagai program pembangunan,” jelasnya.

Baca Juga  BPD Harus Adaptif Hadapi Globalisasi, Tegas Bupati Adi Arnawa di Bimtek Mengwi

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, Pemprov Bali menyelenggarakan berbagai lomba yang menyasar generasi muda, seperti:

  • Lomba Musikalisasi Puisi Bung Karno “Sudah Ber-Ibu Kembali”

  • Lomba Film Pendek bertema “Berdikari Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal Bali”

  • Lomba Film Dokumenter “Ketahanan Budaya Bali di Tengah Globalisasi”

Total hadiah yang disediakan mencapai Rp115.500.000, terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum se-Bali.

Baca Juga  Semangat Nasionalisme! Bali Wajib Kumandangkan Indonesia Raya dan Pancasila Tiap Pagi

Menutup sambutannya, Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat Bali, terutama generasi milenial dan Gen Z, untuk terus menghidupi nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme.

“Mari kita rawat semangat gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah – Jas Merah. Ajaran Bung Karno adalah napas semesta bagi kita semua,” tegasnya.

Acara pembukaan ditandai dengan penandatanganan Kata Mutiara Bung Karno dan pemukulan Kendang Bali, sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno VII Tahun 2025.

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat kebangsaan yang kuat dan berakar pada kearifan lokal terus tumbuh demi mewujudkan Bali yang suci, harmonis, sejahtera, dan bahagia. (ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments