GATRABALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, mengajak seluruh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali untuk ikut bergotong-royong atau “Ngrombo” dalam membangun Bali dan mengatasi permasalahan sosial. Hal ini disampaikan Mahendra Jaya saat membuka Diklatda DPD HIPMI Bali di Universitas Primakara pada Sabtu, 7 September 2024.
“Saya minta tolong dibantu. Kita ngrombo bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di Bali,” ujar Mahendra Jaya, menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Mahendra Jaya memaparkan kondisi pembangunan di Bali saat ini, termasuk permasalahan sosial seperti kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Ia berharap pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Bali dapat berperan aktif dalam mengatasi isu-isu tersebut, sebagai generasi penerus Bali yang memiliki semangat kolaborasi.
Mahendra Jaya juga menyoroti peran Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Bali untuk memfasilitasi perusahaan dalam menyalurkan dana CSR secara tepat sasaran. Ia mengajak anggota HIPMI Bali untuk terlibat dalam forum TJSL guna mendorong pembangunan Bali yang lebih baik.
Selain itu, Mahendra Jaya berharap HIPMI Bali dapat memberikan kesempatan kerja kepada penyandang disabilitas.
“Kita ingin memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kita harapkan mereka diterima bekerja di perusahaannya, paling tidak 1% dari total pekerja,” tegas Mahendra Jaya.
Terkait pengelolaan sampah, Mahendra Jaya menjelaskan bahwa meskipun Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya seperti TPS3R dan TPST, masalah ini masih belum terselesaikan. Oleh karena itu, ia merencanakan pemanfaatan teknologi Waste to Energy untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.
Dalam sektor pariwisata, Mahendra Jaya menyampaikan bahwa Pemprov Bali akan fokus pada pengembangan pariwisata berkualitas (quality tourism). Salah satu langkah yang diusulkan adalah moratorium pembangunan hotel, vila, diskotik, dan beach club di kawasan Sarbagita selama 1-2 tahun ke depan guna menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan.
Menanggapi ajakan Pj. Gubernur, Ketua Umum BPD HIPMI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program-program strategis pemerintah, seperti MRT, pengelolaan sampah, bandara, dan family office.
“Kami siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kemajuan Bali,” ungkap Agung Bagus, menegaskan komitmen HIPMI Bali dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda, diharapkan Bali dapat terus maju dan berkembang, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan lingkungan di masa mendatang. (gus/gb)