spot_img
spot_img
BerandaBaliHKI Produk Unggulan Buleleng Dikebut, Si Kual Disiapkan Jadi Andalan Digital

HKI Produk Unggulan Buleleng Dikebut, Si Kual Disiapkan Jadi Andalan Digital

GATRABALI.COM, BULELENG – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng terus mendorong percepatan perlindungan terhadap potensi lokal melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kepala Brida Buleleng, Made Supartawan, secara tegas meminta seluruh anggota Tim Sentra HKI untuk segera menyerahkan dokumen-dokumen kekayaan intelektual yang telah dihimpun sebelumnya kepada Sekretaris Tim, guna dilanjutkan ke tahap verifikasi dan pendaftaran.

Instruksi ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Tim Sentra HKI Buleleng di Ruang Rapat Brida, Senin, 14 Juli 2025.

Baca Juga  Verifikasi DJKI Digelar di Banyupoh, Batu Pulaki Buleleng Menuju Perlindungan Indikasi Geografis

Menurut Kaban Supartawan, Kabupaten Buleleng memiliki beragam potensi yang layak mendapat perlindungan HKI namun belum terdaftar, seperti garam piramida dari Pemuteran, stroberi Pancasari, durian dari Munduk Bestala, anggur Banjar, hingga kopi robusta dari Lemukih.

“Kita harus bergerak cepat. Jangan sampai potensi yang kita miliki ini justru diklaim oleh pihak luar. Karena itu, semua dokumen yang sudah ada harus dikumpulkan dan disusun skala prioritas pendaftarannya,” ujarnya.

Dalam era digital seperti saat ini, proses pendaftaran HKI tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan berbasis sistem. Untuk itu, Brida Buleleng juga mendorong optimalisasi aplikasi Si Kual (Sistem Informasi Kekayaan Intelektual) yang dikelola Dinas Kominfosanti Buleleng. Supartawan menekankan pentingnya kehadiran Si Kual sebagai sistem layanan resmi Pemkab Buleleng yang mampu memfasilitasi proses HKI secara cepat dan akurat.

Baca Juga  Ini Kata Polisi Terkait Video Viral Perkelahian di Pantai Kuta

Menanggapi hal tersebut, Kabid Persandian dan Statistik Dinas Kominfosanti Buleleng, Komang Ery Marta, mengungkapkan bahwa pengembangan aplikasi Si Kual masih dalam tahap teknis dan sedang diupayakan untuk memperoleh subdomain dengan domain resmi pemerintah (go.id).

“Tim programmer kami tengah bekerja agar Si Kual bisa segera menjadi bagian dari website resmi Pemkab. Ini akan memperkuat legalitas dan kemudahan akses pelayanan HKI di Buleleng,” jelas Ery Marta.

Baca Juga  Buleleng Festival 2025 Siap Meriahkan Agustus, Angkat Warisan Topeng ke Era Digital

Sementara itu, terkait potensi HKI berbasis indikasi geografis, Supartawan juga menyebut bahwa pengajuan HKI untuk Batu Pulaki dari Desa Banyupoh sedang dalam proses dan ditargetkan terbit pada tahun ini.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments