GATRABALI.COM, DENPASAR – ITB STIKOM Bali memperkenalkan aplikasi Augmented Reality (AR) Agung ARmed saat melaksanakan kunjungan ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali terkait Pengabdian Masyarakat Teknologi Tepat Guna (TTG).
Kunjungan ini diketuai oleh Ni Wayan Ari Ulandari, S.Kom., M.Kom., berserta tim dosen Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti, S.Kom., M.T., dan mahasiswa aktif ITB STIKOM Bali.
Mereka diterima langsung oleh I Wayan Suryawan, S.STP., M.AP., selaku Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah beserta jajarannya. Kunjungan yang telah berlangsung pada 20 Februari 2025 itu bertujuan untuk menyampaikan perkembangan pengembangan aplikasi Augmented Reality (AR) Agung ARmed serta meninjau hasil implementasi pelatihan pembuatan berita dan pengelolaan konten media sosial bagi tim kehumasan BPBD Bali.

Aplikasi AR Agung ARmed dikembangkan sebagai solusi inovatif dalam edukasi dan kesiapsiagaan bencana di Bali khususnya bencana Gunung Api Agung, memanfaatkan teknologi augmented reality untuk menyajikan informasi Gunung Api Agung secara interaktif.
Dalam pertemuan ini, tim ITB STIKOM Bali mempresentasikan perkembangan terbaru aplikasi, termasuk fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan BPBD Bali. Pihak BPBD Bali memberikan apresiasi serta masukan untuk meningkatkan efektivitas aplikasi dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat luas.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelatihan pembuatan berita dan konten media sosial yang telah diberikan kepada tim Pusdalops BPBD Bali.
Dari hasil evaluasi, terlihat peningkatan keterampilan dalam menyusun berita yang lebih sistematis dan informatif, serta dalam membuat konten untuk media sosial sebagai sarana komunikasi darurat dan edukasi kebencanaan.(ism/gb)





