GATRABALI.COM, JEMBRANA – Kedekatan perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai penguat nilai toleransi dan persatuan.
Seruan itu disampaikan saat Wabup Ipat memimpin Apel Rutin jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana di halaman Kantor Bupati Jembrana, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menyebut bulan Maret tahun ini sebagai periode penting yang mencerminkan keberagaman sekaligus keharmonisan masyarakat Jembrana.
Menurutnya, beririsannya Tahun Baru Caka, bulan suci Ramadan, hingga Idul Fitri merupakan kesempatan untuk menunjukkan kedewasaan sosial masyarakat dalam menjaga kebersamaan di tengah perbedaan keyakinan.
“Momentum ini harus menjadi pembuktian bahwa masyarakat Jembrana mampu menjaga toleransi secara nyata dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Wabup Ipat juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa serta umat Hindu yang akan merayakan Hari Suci Nyepi.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga sikap saling menghormati sehingga suasana perayaan berlangsung damai dan penuh kebersamaan.
Selain mengajak masyarakat, ia turut menekankan peran ASN dan pegawai non-ASN sebagai teladan dalam menjaga persatuan melalui penguatan wawasan kebangsaan serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, stabilitas sosial yang terjaga akan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif selama rangkaian hari besar keagamaan berlangsung di Jembrana.
Wabup Ipat pun optimistis semangat toleransi yang telah mengakar di masyarakat mampu menghadirkan perayaan yang aman, sejuk, dan harmonis, sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah.
“Dengan kebersamaan dan saling menghormati, kita wujudkan Jembrana yang maju, harmonis, dan bermartabat,” tegasnya.(ri/gb)





