GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar pertemuan akhir (exit meeting) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali usai rampungnya audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Jembrana pada Kamis (8/5/2025), dihadiri Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, jajaran OPD, serta tim BPK Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Patriana Krisna atau yang akrab disapa Ipat menyampaikan penghargaan kepada tim BPK atas pelaksanaan pemeriksaan yang telah dilakukan. Ia mengaku banyak hal penting yang menjadi masukan, termasuk potensi peningkatan PAD dan penyempurnaan administrasi pengelolaan keuangan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas arahan dan evaluasi dari BPK yang menjadi bahan penting bagi kami dalam memperbaiki tata kelola keuangan ke depan,” ujar Wabup Ipat.
Ia menambahkan bahwa catatan dari hasil pemeriksaan harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh OPD agar Jembrana kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya.
“Kami berharap jajaran OPD menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan mempertahankan capaian WTP,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Penanggungjawab Tim Pemeriksa BPK Bali, Ikhsan Aprian, meminta agar pemerintah daerah segera menyelesaikan tindak lanjut atas temuan pemeriksaan sebelum disusun action plan yang dijadwalkan akhir Mei.
“Target kami, penyampaian LHP bisa dilakukan secara serentak pada 26 Mei. Kami harap sebagian besar temuan sudah ditindaklanjuti sebelum itu,” jelas Ikhsan.
Dirinya juga berharap Jembrana dapat kembali memperoleh opini terbaik atas pengelolaan keuangan daerahnya.
“Mudah-mudahan Pemkab Jembrana tetap konsisten dan kembali meraih WTP di tahun ini,” tutupnya.(ism/gb)





