GATRABALI.COM, DENPASAR – Sekitar 400 pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kota Denpasar berkumpul dalam Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Ke-III PMR-PMI Kota Denpasar yang resmi dibuka di lingkungan SMPN 13 dan SMAN 11 Denpasar, Padangsambian Kelod, Minggu, 22 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung hingga 24 Juni 2025 ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan edukasi kepalangmerahan, namun juga menjadi seleksi untuk mengikuti Jumbara Ke-V PMR-PMI Tingkat Provinsi Bali pada akhir Juli mendatang.
Acara dibuka secara simbolis melalui pemotongan kayu menggunakan kapak oleh Sekretaris Jenderal PMI Kota Denpasar, I Gusti Agung Rai Anom Suradi, yang hadir mewakili Ketua PMI Kota Denpasar sekaligus Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.
Ketua Panitia Jumbara Ke-III, I Made Mudra, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 9 kelompok PMR Mula (jenjang SD), 12 kelompok PMR Madya (jenjang SMP), dan 9 kelompok PMR Wira (jenjang SMA).
“Selain mempererat silaturahmi antaranggota PMR, Jumbara juga menjadi ajang seleksi kontingen Denpasar menuju Jumbara tingkat Provinsi. Kegiatan ini memuat materi kepalangmerahan, aksi sosial, penanaman pohon, dan berbagai lomba kreatif,” ungkap Mudra.
Dalam sambutannya, Anom Suradi menekankan bahwa Jumbara bukan hanya ajang hiburan dan lomba, melainkan ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Momentum ini penting untuk memperkuat jiwa sosial, semangat kesukarelaan, dan keterampilan menghadapi bencana. Adik-adik PMR harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas relasi dan mengasah kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi internal PMI Kota Denpasar dalam meningkatkan efektivitas transfer pengetahuan dan pengalaman di kalangan generasi muda.
“Kita ingin membentuk anggota PMR yang tangguh, tanggap, dan tangkas. Oleh karena itu, pelatihan seperti Jumbara harus dimaksimalkan tidak hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi juga investasi masa depan dalam kesiapsiagaan kemanusiaan,” lanjutnya.
Salah satu peserta, Anak Agung Istri Kartika Pradnyani atau akrab disapa Jung Is, siswi SMAN 1 Denpasar, menyatakan rasa bangga dan senangnya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa proses seleksi cukup ketat, dimulai sejak September 2024 lalu.
“Ini pengalaman berharga. Saya bisa bertemu dengan teman-teman dari sekolah lain yang sama-sama aktif di PMR. Banyak ilmu dan relasi baru yang saya dapatkan di sini,” ungkapnya antusias.
Jumbara Ke-III PMR-PMI Kota Denpasar ini diharapkan mampu memperkuat karakter pelajar Denpasar sebagai generasi muda yang berjiwa sosial, siap menjadi relawan kemanusiaan di masa depan. (ism/gb)





