spot_img
spot_img
BerandaBaliKeributan Antar Pemuda di Hang Tuah, Ditangani Polisi

Keributan Antar Pemuda di Hang Tuah, Ditangani Polisi

GATRABALI.COMDENPASAR – Personel Polsek Denpasar Selatan mengamankan dua kelompok pemuda yang terlibat keributan di kawasan Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu (2/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.02 Wita.

Kejadian tersebut terjadi menurut keterangan, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan bermula saat dua kelompok pemuda, masing-masing berjumlah sekitar empat orang yang berasal dari Alor dan Kupang, sebelumnya sempat bersinggungan di kawasan Pantai Sanur.

Dalam pertemuan tersebut, terjadi cekcok hingga berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu pemuda dari kelompok Alor.

Baca Juga  Pj Gubernur Bali Dorong Penyempurnaan Raperda dan Evaluasi Kinerja Tahun 2023

Tidak terima dengan kejadian tersebut, kelompok pemuda dari Alor kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok Kupang hingga ke Jalan Hang Tuah. Setibanya di lokasi, salah satu pemuda menabrakkan sepeda motornya ke arah kelompok lawan dan sempat terjadi keributan di jalan.

Situasi tersebut menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan dan berusaha mengamankan para pemuda yang terlibat. Melihat kejadian tersebut, salah seorang warga kemudian melaporkan melalui Call Center 110.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) segera menuju lokasi dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat ke Mapolsek Denpasar Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga  Terekam CCTV Curi Burung, Residivis Ini Diciduk Polisi Saat Tertidur di Kos

Berdasarkan informasi awal yang beredar di masyarakat sempat menyebutkan adanya dugaan pembegalan.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, kejadian tersebut murni merupakan keributan antar kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Bahwa informasi awal yang beredar di masyarakat sempat menyebutkan adanya dugaan pembegalan.Namun setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi, kejadian tersebut murni merupakan keributan antar kelompok pemuda.

Baca Juga  Pecalang Korban Penganiayaan WNA Dijenguk Kapolsek Kuta

“Kami luruskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan tindak pidana begal, melainkan kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya, Senin (4/5/2026) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.

Dirinya menyampaikan, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Sembari Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta selalu mengedepankan klarifikasi informasi dan melaporkan setiap kejadian melalui Call Center 110.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments