GATRABALI.COM, DENPASAR – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Denpasar Barat menggelar acara Tax Gathering 2024 di Aula KPP Pratama Denpasar Barat, Rabu, 6 November 2024 yang dihadiri oleh 53 orang wajib pajak terpilih dan 4 pemangku kepentingan (stakeholders) yang berperan aktif dalam mendukung penerimaan pajak.
Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi atas kontribusi dan sinergi yang terjalin antara KPP dengan wajib pajak dan stakeholders dalam meningkatkan kepatuhan pajak di Bali.
Kepala KPP Pratama Denpasar Barat, Aris Riantori Faisal, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tercapainya kepatuhan yang tinggi dalam pembayaran pajak.
Aris berharap, dengan kontribusi maksimal dari semua pihak, target penerimaan KPP Pratama Denpasar Barat dapat tercapai 100% pada tahun 2024 ini.
“Terima kasih atas kontribusi wajib pajak dan sinergi dengan stakeholders yang telah mendukung pencapaian kepatuhan tinggi. Kami berharap, target penerimaan KPP Pratama Denpasar Barat dapat tercapai 100% pada 2024 ini,” ungkap Aris.
Hingga saat ini, KPP Pratama Denpasar Barat telah berhasil mengumpulkan penerimaan sebesar Rp1,129 miliar, atau 75,75% dari target Rp1,149 miliar. Penerimaan ini berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp761 miliar, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp367 miliar, PBB dan BPHTB sebesar Rp37 juta, serta pajak lainnya sebesar Rp0,99 miliar.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, menyampaikan bahwa kontribusi wajib pajak dan stakeholders sangat berpengaruh pada pencapaian penerimaan pajak.
Ia juga mencatat bahwa perkembangan ekonomi Bali yang relatif baik telah mendukung pencapaian ini.
“Capaian yang diraih Kanwil DJP Bali hingga Oktober 2024, didukung oleh perkembangan ekonomi yang baik, serta pertumbuhan yang lebih positif dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi wajib pajak dan peran aktif stakeholders,” ujar Darmawan.
Acara ini juga diwarnai dengan sesi dialog interaktif yang melibatkan sejumlah wajib pajak, seperti BPKAD Kota Denpasar, RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, PT Tiga Dua Delapan (Living World), PT Benoamas Bali, dan CV Tanah Slaka. Beberapa di antaranya memberikan testimoni mengenai pelayanan KPP Pratama Denpasar Barat yang dinilai sangat memuaskan.
“Selama bersinergi dengan KPP Pratama Denpasar Barat, kami selalu mendapatkan layanan yang prima. Teman-teman di KPP selalu siap sedia dan memberikan fast response setiap kali kami membutuhkan konsultasi perpajakan,” ungkap Made Dewi Candrawati dari BPKAD Kota Denpasar.
Selain itu, Asisten Manajer Pelaksanaan RSUP Sanglah, I Wayan Kertayasa, juga memberikan dukungannya terhadap transformasi perpajakan yang dijalankan oleh pemerintah.
“Kami mendukung penuh program transformasi perpajakan untuk bersinergi membangun negeri,” ungkap Wayan.
Perwakilan PT Tiga Dua Delapan (Living World), Maria Lucia, juga mengungkapkan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara perusahaan mereka dan KPP Pratama Denpasar Barat dalam membuka pojok pajak pada masa pelaporan SPT Tahunan 2024.
“Kami sangat terbantu dengan adanya stand pajak. Layanan yang kami terima luar biasa, setara dengan pelayanan di bank, dengan petugas yang ramah, membantu, dan responsif,” kata Maria.
Acara diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada wajib pajak dan stakeholders yang telah berkontribusi besar dalam penerimaan pajak dan pembangunan nasional. Penghargaan diberikan dalam tiga kategori: apresiasi atas sinergi dalam penerimaan pajak tahun 2024, apresiasi atas sinergi dalam membangun negeri, dan apresiasi atas pemenuhan kewajiban perpajakan serta partisipasi dalam pembangunan nasional.(gus/gb)