GATRABALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung Periode 2025–2030.
Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Badung juga turut dikukuhkan dalam acara di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis, 25 September 2025.
Dalam acara yang turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan untuk anak-anak korban bencana banjir ini, Bupati menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi membangun generasi unggul.
“Anak usia dini harus kita bekali dengan pendidikan yang kuat, tidak hanya intelektual, tetapi juga akhlak mulia. Melalui peran Bunda PAUD, kita harap lahir generasi suputra yang membawa masa depan Badung lebih baik,” ungkap Adi Arnawa.
Adi Arnawa menegaskan bahwa Pemkab Badung menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama.
Ia mengumumkan bahwa mulai tahun 2026, program pendidikan gratis akan diperluas hingga tingkat SMA, melengkapi program gratis PAUD, SD, dan SMP yang sudah berjalan.
“Selain itu, kami juga menyiapkan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan agar tetap bisa kuliah di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Tak hanya itu, Badung juga meluncurkan program bimbingan bahasa Inggris untuk mendukung anak-anak agar siap berkompetisi di tingkat global, dengan tetap berakar pada budaya Bali.
Bunda PAUD Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam sambutannya berkomitmen menjadikan PAUD di Badung sebagai percontohan di tingkat Provinsi Bali.
“Saya mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan, Desa, dan Kelurahan untuk bahu membahu menjadikan PAUD sebagai program prioritas pendidikan. Kita harus berani melakukan terobosan agar PAUD Badung berkualitas dan bermutu,” ucapnya.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Disdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana, camat se-Badung, pengawas TK, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Gusti Ayu Oka Trisna Dewi, serta sejumlah organisasi wanita di lingkungan Pemkab Badung.(ri/gb)





