GATRABALI.COM, SINGAPURA – Produk kreatif Indonesia kembali mendapat kesempatan tampil di pasar internasional melalui ajang MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia’s Golden Era.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Singapura tersebut, PT Astra International Tbk (Astra) memberikan dukungan sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha nasional.
Sedikitnya lebih dari 100 jenama dan kreator Indonesia dari berbagai sektor, seperti fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality, berpartisipasi memperkenalkan karya dan produk unggulan kepada masyarakat Singapura maupun pengunjung mancanegara.
Pembukaan acara dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, serta perwakilan pelaku industri kreatif dari Indonesia dan Singapura.
“Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia. Kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar.
Pada ajang tersebut, Astra membawa sejumlah produk unggulan hasil pemberdayaan masyarakat, termasuk kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, ditampilkan pula produk UMKM binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra serta hasil kolaborasi bersama D’apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara.
Tidak hanya menghadirkan produk, Astra juga memperlihatkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membangun industri kreatif yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“Momentum ini bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Kami berharap MASA dapat menjadi wadah yang memperkuat industri kreatif Indonesia, membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang, serta memperkenalkan potensi Indonesia kepada masyarakat internasional,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Rangkaian MASA Singapore 2026 digelar di Takashimaya Shopping Centre pada 2–5 Juli 2026. Setelah itu, promosi budaya Indonesia berlanjut melalui Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza yang berlangsung di Gardens by the Bay mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Komitmen Astra dalam mendukung pengembangan masyarakat juga tercermin melalui Program Desa Sejahtera Astra yang kini telah menjangkau lebih dari 1.500 desa di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mendorong pengembangan potensi lokal melalui sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Hingga saat ini, sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai akumulasi mencapai Rp411,7 miliar. Produk yang dipasarkan mencakup hasil pertanian, perkebunan, makanan olahan, kerajinan, produk fesyen, hingga berbagai komoditas berbasis budaya dan potensi lokal.
Melalui keikutsertaannya dalam MASA Singapore 2026, Astra berharap semakin banyak karya dan produk kreatif Indonesia yang mampu bersaing di pasar global sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.(ri/gb)





