spot_img
spot_img
BerandaBaliLomba Inovasi 2026 Digencarkan, BRIDA Buleleng Ajak OPD dan Masyarakat Hadirkan Terobosan

Lomba Inovasi 2026 Digencarkan, BRIDA Buleleng Ajak OPD dan Masyarakat Hadirkan Terobosan

GATRABALI.COMBULELENG – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng mulai mengintensifkan pelaksanaan Lomba Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat Tahun 2026. Upaya ini diawali dengan kegiatan sosialisasi yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat BRIDA Buleleng, Senin (27/4/2026), dan diikuti perwakilan OPD serta kecamatan.

Kepala BRIDA Buleleng, Ketut Suwarmawan, menekankan bahwa lomba inovasi tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi menjadi bagian dari strategi penguatan inovasi daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga  Ranperda Perubahan Struktur OPD Buleleng Rampung, Dewan Tekankan Profesionalisme Mutasi ASN

“Bukan sekadar lomba, yang terpenting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat terus hidup, dikembangkan, dan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan pemerintah. Di tingkat perangkat daerah, inovasi menjadi alat untuk mendorong efektivitas dan efisiensi kerja. Sementara di masyarakat, inovasi dapat berkembang menjadi solusi yang juga memberikan nilai ekonomi.

Ia juga menegaskan bahwa inovasi kini telah menjadi bagian dari indikator kinerja aparatur sipil negara (ASN). Setiap program yang dijalankan dituntut mengandung unsur pembaruan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan.

Baca Juga  Santunan Jasa Raharja Diserahkan Bupati Klungkung untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya

“ASN dituntut untuk terus berinovasi agar mampu menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suwarmawan mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan inovasi. Gagasan yang muncul diharapkan tidak berhenti pada tahap konsep, tetapi dapat diwujudkan dalam implementasi yang memberikan manfaat nyata.

Data sementara menunjukkan sebanyak 32 inovasi telah terdaftar, terdiri dari 16 inovasi dari OPD dan delapan dari kecamatan. Partisipasi dari kecamatan masih menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan.

Baca Juga  Harga Sembako Lebih Ringan, Warga Antusias Serbu Pasar Murah Disperindag Denpasar

Ke depan, BRIDA Buleleng akan memperluas pendampingan dan membuka ruang diskusi yang lebih intensif guna meningkatkan kualitas inovasi. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan yang mendukung peningkatan pelayanan publik sekaligus kesejahteraan masyarakat.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments