spot_img
spot_img
BerandaBaliMaksimalkan Potensi Digital, Pelatihan Branding dan Pemasaran untuk Desa Wisata di Denpasar

Maksimalkan Potensi Digital, Pelatihan Branding dan Pemasaran untuk Desa Wisata di Denpasar

GATRABALI.COM, DENPASAR – Dinas Pariwisata Kota Denpasar mengadakan Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran, dan Penjualan untuk Pengelola Desa Wisata dan POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) di City of Aventus Hotel, Denpasar Barat, pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Suyasa, yang menandai pembukaan dengan pengalungan tanda peserta.

Baca Juga  Desa Kemiren Kian Mendunia, Menpar Apresiasi Kolaborasi Astra Lestarikan Budaya Osing

Dalam laporannya, I Gusti Ngurah Gede Suyasa mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital telah secara signifikan mengubah lanskap pariwisata. Meskipun demikian, masih banyak pengelola Desa Wisata dan POKDARWIS yang belum memanfaatkan secara optimal potensi pemasaran digital melalui media sosial.

“Kami berusaha memaksimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan daya tarik wisata di Kota Denpasar. Dengan memanfaatkan pemasaran digital melalui media sosial, kami memberikan kesempatan kepada pengelola desa wisata dan POKDARWIS untuk belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menghasilkan promosi desa wisata yang lebih menarik,” ujar Gede Suyasa.

Baca Juga  Fraksi DPRD Bali Soroti RPJMD 2025–2029 dan APBD 2024 dalam Paripurna ke-19

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini akan dibagi menjadi dua lokasi. Pada hari Selasa dan Rabu, 20-21 Agustus, acara akan diadakan di City of Aventus Hotel, sementara pada hari Kamis, 22 Agustus, pelatihan akan dilanjutkan di The Amora Bali, Kintamani. Acara ini akan menghadirkan dua narasumber dari tim Primakara University dan tim The Amora Bali.

Baca Juga  Buleleng Borong Tiga Penghargaan di Trisakti Tourism Award 2025, Ini Desa-Desa Wisata Juara!

“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelola destinasi dan daya tarik wisata dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pemasaran pariwisata,” pungkasnya. (gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments