spot_img
spot_img
BerandaBaliMeridian Yoga dan Sound Therapy, Pendekatan Holistik untuk Menenangkan Pikiran dan Menyeimbangkan...

Meridian Yoga dan Sound Therapy, Pendekatan Holistik untuk Menenangkan Pikiran dan Menyeimbangkan Energi

GATRABALI.COM, GIANYAR — Salah satu sesi dalam rangkaian BaliSpirit Festival 2026 menghadirkan tema Meridian Yoga and Sound Therapy, sebuah pendekatan yoga yang menggabungkan latihan pernapasan, kesadaran tubuh, serta terapi bunyi dalam satu rangkaian selama 75 menit.

Sesi ini dipandu oleh Budho Adhi Saddharmo, atau Budho, musisi sekaligus praktisi yoga yang telah lama menekuni perpaduan antara musik dan praktik kesadaran diri.

Dalam sesi tersebut, peserta terlebih dahulu diperkenalkan pada konsep dasar meridian dan cakra, serta hubungannya dengan aliran energi dalam tubuh.

Latihan kemudian dilanjutkan dengan praktik yoga berbasis kesadaran napas untuk membantu peserta mencapai kondisi tubuh dan pikiran yang lebih tenang serta stabil secara emosional.

Baca Juga  Bupati Klungkung Hadiri Mahasabha I Asosiasi Pelestari Budaya Semarapura

Budho menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembukaan kesadaran batin melalui konsep welas asih (metta/karuna) yang dipraktikkan tanpa ego dan tanpa pamrih.

“Di sini kita belajar membuka ruang welas asih dengan vibrasi yang lebih tinggi, tanpa ego dan tanpa tendensi, lalu masuk ke gerakan-gerakan dasar yang terhubung dengan titik meridian tubuh,” ujarnya.

Sesi yoga ini berlangsung sekitar 35 menit, sebelum dilanjutkan dengan sound therapy menggunakan berbagai instrumen seperti gitar akustik, handpan, moodpan, hingga singing bowl. Beberapa instrumen lain juga digunakan untuk menciptakan resonansi suara yang membantu relaksasi dan pelepasan emosi.

Baca Juga  Meditasi Penenang Jiwa, Menemukan Ketenangan dalam Kegelisahan Modern

Bagian penutup diakhiri dengan kombinasi suara gong yang dipadukan dengan nada rendah, yang dirancang untuk memperdalam efek meditatif dan membantu peserta mencapai kondisi lebih ringan secara emosional.

Budho sendiri memiliki latar belakang sebagai musisi metal sejak 1998 bersama band Deva Data. Ia kemudian mulai mendalami yoga secara serius sejak 2017 melalui pelatihan teacher training di Canggu, Bali. Pengalaman bermusik dan yoga tersebut ia padukan menjadi pendekatan holistik dalam mengajar.

Baca Juga  Warga Malet Tengah Digegerkan dengan Penemuan Mayat Gantung Diri di Pohon Jeruk

Ia menilai bahwa yoga kini semakin berkembang dan diminati, terutama oleh generasi muda. Menurutnya, penting bagi pemula untuk mencoba berbagai jenis yoga agar menemukan pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Semua yoga itu baik, yang penting kita konsisten dan memahami manfaatnya untuk tubuh, pikiran, dan mental,” katanya.

Melalui sesi ini dalam rangkaian BaliSpirit Festival, Budho berharap praktik yoga dapat menjadi ruang tidak hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga untuk membuka kesadaran diri, melepaskan emosi, dan memperkuat keseimbangan batin.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments