spot_img
spot_img
BerandaBaliMusda Pramuka Bali, Kolaborasi dan Inovasi Menuju Generasi Emas 2045

Musda Pramuka Bali, Kolaborasi dan Inovasi Menuju Generasi Emas 2045

GATRABALI.COM, BANGLISekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Bali 2024 yang digelar di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, pada Jumat 22 November 2024.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Pramuka, termasuk netralitas politik, menjelang Pemilu 27 November mendatang.

“Saya sangat kagum karena hingga saat ini tidak ada laporan pelanggaran prinsip netralitas oleh anggota Pramuka. Ini adalah prestasi besar yang harus kita jaga bersama,” ujar Dewa Made Indra, yang juga menjabat Sekretaris Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Bali.

Baca Juga  Bupati Jembrana Serukan Gerakan Konsumsi Beras Lokal untuk Stabilkan Harga Gabah

Dewa Made Indra juga mengingatkan anggota Pramuka untuk tetap menggunakan hak pilih mereka dengan bijak, tanpa melanggar prinsip netralitas.

“Netralitas bukan berarti menghindar dari kewajiban, tetapi menunjukkan integritas dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Musda ini menjadi momen penting untuk memilih Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Bali yang baru. Dewa Made Indra berharap pemilihan berlangsung demokratis dan melahirkan pemimpin yang dapat membawa Gerakan Pramuka Bali semakin maju.

Ketua Kwarda Bali, Made Rentin, yang juga Pejabat Sementara Bupati Bangli, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan Musda.

“Musda kali ini menjadi momen penting untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan dan memilih pemimpin baru yang siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Rentin.

Baca Juga  Sampah dan Investasi Jadi Catatan Kritis DPRD Bali dalam Rapat Paripurna

Musda ini juga mendapat perhatian dari Kwartir Nasional (Kwarnas). Sekretaris Jenderal Kwarnas, Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.I.P., M.AP., dalam sambutan tertulisnya menilai Musda sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi dan mencetak generasi muda berkualitas.

“Musda adalah momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, menyusun program kerja strategis, dan menjaga prinsip dasar Pramuka yang tertuang dalam Tri Satya dan Dasa Darma,” ujar Bachtiar.

Ia juga mendorong Kwarda Bali untuk segera melakukan konsolidasi dan menyusun rencana kerja yang relevan dengan tantangan era digital, serta mendukung visi generasi emas Indonesia 2045.

Baca Juga  Jaga Pilkada Damai, Pjs Bupati Jembrana Imbau ASN dan Bendesa Adat Bersikap Netral

Musda ini diakhiri dengan berbagai pembahasan program kerja yang berorientasi pada pengembangan generasi muda di Bali. Gerakan Pramuka Bali optimis untuk terus menjaga netralitas, meningkatkan sinergi lintas sektor, dan menjadi pelopor dalam mencetak generasi kreatif serta inovatif di masa depan.

“Kolaborasi yang solid dan keberlanjutan program akan menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan Gerakan Pramuka Bali,” tutup Made Rentin.

Dengan rencana kerja yang matang, Gerakan Pramuka Bali siap menghadapi tantangan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments