GATRABALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kecamatan Tembuku menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangli Tahun 2027, Kamis (5/2/2026).
Forum yang digelar di Kantor Camat Tembuku ini menjadi ruang koordinasi untuk mengintegrasikan aspirasi masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan mekanisme penting dalam menyusun program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang direncanakan berdasarkan aspirasi yang aspiratif, berkualitas, dan efektif, yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat di desa,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap usulan pembangunan harus diselaraskan dengan prioritas kebijakan pemerintah di berbagai tingkatan agar dapat direalisasikan secara optimal.
“Selain berdasarkan kebutuhan, juga harus memperhatikan prioritas pembangunan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pusat. Ini penting agar perencanaan pembangunan bisa terealisasi dengan baik,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, dibahas hasil konsolidasi usulan dari seluruh desa di Kecamatan Tembuku yang kemudian diselaraskan dengan program prioritas Kabupaten Bangli. Dari total 283 usulan yang masuk, disepakati 30 usulan prioritas untuk diajukan pada Musrenbang tingkat kabupaten. Usulan tersebut mencakup berbagai sektor strategis seperti peningkatan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Musrenbang dihadiri perwakilan Dinas PMDPKB Kabupaten Bangli, Bappeda, OPD terkait, unsur TNI-Polri, para perbekel, BPD, LPM, PKK, tokoh masyarakat, serta perangkat desa se-Kecamatan Tembuku. Partisipasi berbagai unsur ini diharapkan memperkuat sinergi pembangunan yang lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui hasil Musrenbang tersebut, Kecamatan Tembuku menargetkan usulan prioritas pembangunan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara menyeluruh.(ri/gb)





