spot_img
spot_img
BerandaNasionalPembudidaya Lobster Lotim Diminta Kembangkan Inovasi Pakan Fermentasi sebagai Pakan Alternatif

Pembudidaya Lobster Lotim Diminta Kembangkan Inovasi Pakan Fermentasi sebagai Pakan Alternatif

GATRABALI.COMLOMBOK TIMUR – Kelompok Budidaya Pasir Putih Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur, bekerjasama dengan Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Warmadewa (MSDP Unwar) dan Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram, telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang fokus pada inovasi pembuatan pakan fermentasi sebagai pakan alternatif untuk lobster.

Selama ini, budidaya lobster di wilayah tersebut hanya mengandalkan ikan runcah sebagai pakan. Namun, selama masa panceklik, ikan runcah menjadi sulit didapatkan. Untuk mengatasi masalah ini, MSDP Unwar menawarkan solusi berupa inovasi pembuatan pakan alternatif melalui proses fermentasi.

Baca Juga  5 Kampus Rekomendasi Terbaik di Bali, Salah satunya Berikan Pengalaman Praktis

Ir. I Made Kawan, MP, seorang akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, menyampaikan inovasi ini dalam pelatihan dan sosialisasi yang diadakan oleh Kelompok Budidaya Pasir Putih, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian PKM Nasional yang diselenggarakan bersama oleh Prodi MSDP Universitas Warmadewa dan Prodi Budidaya Perairan Universitas Mataram pada Minggu, 26 Mei 2024.

Made Kawan menjelaskan bahwa pembuatan pakan fermentasi menggunakan bahan baku lokal yang mudah didapat. Proses pembuatan ini melalui beberapa tahapan, yaitu:

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Bersama Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Ikuti Coklit Data Pemilu 2024

1. Penggunaan bahan dasar berbentuk tepung.
2. Penyusunan formula pakan dengan kandungan protein yang diinginkan.
3. Penimbangan, pencampuran, dan pengukusan.
4. Penambahan perekat berupa kanji dan tahapan fermentasi dengan pemanfaatan EM4 Perikanan serta penambahan molase.

Selain itu, Made Kawan menekankan bahwa setiap pemberian pakan fermentasi kepada lobster harus dilengkapi dengan larutan multivitamin untuk melengkapi kandungan nutrisi dalam pakan fermentasi tersebut.

“Keunggulan dari pakan fermentasi ini adalah dapat disimpan dalam waktu lama dan digunakan sebagai pakan cadangan selama masa panceklik. Pakan fermentasi ini juga mengandung hormon yang dapat mempercepat proses molting (pergantian kulit) karena formula pakan tersebut mengandung suplemen berupa tepung ulat hongkong,” ucapnya.

Baca Juga  Prodi Agroteknologi Unwar Dukung Pengembangan Rosella di Desa Ban

Dengan menunjukkan cara pembuatan pakan fermentasi, Made Kawan berharap inovasi ini dapat membantu kelompok budidaya di Lombok Timur meningkatkan hasil produksi dan pendapatan mereka. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi yang berkelanjutan dan efektif bagi para pembudidaya lobster di daerah tersebut.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments