GATRABALI.COM, TABANAN – Perayaan HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025 menghadirkan sentuhan berbeda melalui penyelenggaraan Pameran IKM/UMKM yang menampilkan keragaman karya dan inovasi pelaku usaha lokal.
Agenda yang dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan pada Rabu (26/11/2025) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya didampingi Ketua Dekranasda Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.
Momen pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Tabanan, Sekda, serta kepala perangkat daerah terkait. Antusiasme masyarakat ikut memenuhi lokasi pameran yang tahun ini dirancang lebih interaktif dan berorientasi pada penguatan produk unggulan daerah.
Sebanyak 53 peserta dari berbagai sektor industri kecil dan menengah ambil bagian dalam pameran tahunan ini. Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan endek, fesyen, aksesori, serta aneka kuliner khas Tabanan. Tidak hanya itu, komunitas peduli lingkungan ikut berpartisipasi dengan membawa pesan edukatif mengenai pentingnya kesadaran ekologi.
Keterlibatan berbagai elemen ini menegaskan bahwa pameran bukan sekadar agenda promosi, tetapi juga wadah bertemunya kreativitas, edukasi, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengapresiasi semangat para pelaku IKM/UMKM Tabanan yang terus menghadirkan produk baru dengan kualitas yang semakin bersaing.
“Para pengrajin dan UMKM telah membuktikan bahwa kreativitas mereka mampu menghidupkan ekonomi lokal. Melalui ajang ini, kita ingin memberi ruang yang lebih luas agar mereka dapat berkembang dan mengakses peluang yang lebih besar,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan keberadaan ruang-ruang kreatif yang mendorong kemajuan industri lokal.
Ketua Dekranasda Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menilai pameran ini berperan penting dalam membangun identitas produk dan memperkuat kepercayaan diri para pelaku usaha muda maupun yang sudah lama berkecimpung di bidang kriya dan kuliner.
“Ini bukan hanya ajang tampil, tetapi juga ruang bagi IKM/UMKM untuk menegaskan jati diri produknya. Melalui konsistensi, kreativitas, dan keberanian berinovasi, produk lokal Tabanan akan semakin dikenal,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa pameran memiliki potensi membuka peluang kolaborasi baru antara pelaku usaha, pemerintah, hingga komunitas kreatif.
Pameran IKM/UMKM tahun ini menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan HUT Kota Singasana dengan harapan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara lebih luas. Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai fasilitator, pembina, dan penguat industri kreatif lokal dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).(ri/gb)





