GATRABALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus bertransformasi menuju birokrasi modern yang tanggap dan berbasis teknologi.
Langkah ini ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung operasional layanan pengaduan “Kontak Bupati” dan sistem CCTV Analitik di Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, Rabu (29/10/2025).
Selain meninjau sistem digital, kegiatan ini juga disertai sesi dialog bersama komunitas masyarakat, pelajar SMA, serta mahasiswa yang diundang untuk memberikan ide dan masukan terhadap pengembangan pelayanan publik di daerahnya.
Bupati Adi Arnawa menuturkan, inovasi “Kontak Bupati” dibuat untuk mempermudah masyarakat menyampaikan laporan atau aspirasi secara langsung tanpa prosedur berbelit.
“Lewat kanal ini masyarakat bisa melapor kapan saja, dan tim admin kami siap menindaklanjuti laporan selama 24 jam. Ini adalah bentuk nyata keterbukaan dan respons cepat pemerintah,” ucapnya.
Tak hanya menampung keluhan, kanal digital ini juga akan menampilkan informasi terkini terkait kejadian penting di wilayah Badung, seperti kebakaran, kecelakaan, atau kondisi darurat lainnya. Menurut Bupati, hal ini penting agar masyarakat tetap waspada dan mendapatkan informasi akurat dari sumber resmi.
Adi Arnawa menambahkan, “Kontak Bupati” juga berfungsi sebagai alat evaluasi kinerja perangkat daerah karena setiap laporan masyarakat akan terekam dan dimonitor tindak lanjutnya secara sistematis.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga meninjau pengembangan CCTV Analitik yang kini telah aktif di 77 titik strategis di wilayah Badung, mencakup Petang, Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Utara. Pemkab juga tengah menyiapkan perluasan pemasangan di Kuta dan Kuta Selatan.
“Melalui sistem ini, kami bisa meningkatkan keamanan dan memantau aktivitas masyarakat dengan lebih cepat. Ini menjadi jaminan rasa aman bagi warga dan wisatawan yang berkunjung ke Badung,” jelasnya.
Kepala Diskominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi Smart City Badung, di mana tata kelola pemerintahan diarahkan untuk lebih efisien, transparan, dan terintegrasi.
“Tahap berikutnya, kami akan memperluas layanan hingga ke desa dan kelurahan serta mengembangkan Super App pelayanan publik agar masyarakat bisa mengakses semua layanan dalam satu genggaman,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Forkopimda, para kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Badung.(ri/gb)





