GATRABALI.COM, DENPASAR — Semilir angin sore di kawasan Hotel Prama Sanur mengiringi suasana meriah saat Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengibarkan bendera start sebagai tanda resmi dimulainya Grand Launching Sanur Bali International Half Marathon 2026, Sabtu (1/11/2025).
Ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara Raja Lari.id dan Prama Sanur, yang menghadirkan konsep sport tourism dengan sentuhan khas pesisir Sanur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut General Manager Hotel Prama Sanur I Gusti Bagus Surya, Lurah Sanur IB Made Windu Segara, serta Ketua Panitia Panca R. Sarungu bersama sejumlah undangan.
Ketua Panitia Panca R. Sarungu menjelaskan, event Sanur Bali International Half Marathon 2026 akan berlangsung pada 8 Februari 2026 dengan titik utama di Pantai Mertasari, Sanur. Kegiatan ini menjadi half marathon pertama yang digelar di kawasan Sanur, dan akan menghadirkan tiga kategori lomba: 5K, 10K, dan 21K.
“Para pelari akan menikmati sensasi berlari sambil memandang keindahan matahari terbit di sepanjang pantai Sanur. Ini bukan sekadar lomba, tapi juga pengalaman menikmati keindahan Bali lewat langkah dan napas,” tutur Panca.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi dengan program Pemerintah Kota Denpasar dalam memperluas promosi pariwisata Sanur.
“Kami berharap Sanur semakin dikenal dunia sebagai destinasi sport tourism yang menyehatkan dan menginspirasi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar Arya Wibawa menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ajang ini. Menurutnya, event berskala internasional seperti ini tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra Sanur sebagai kawasan wisata berkelanjutan.
“Pemkot Denpasar terus menata kawasan Sanur sebagai salah satu destinasi unggulan. Melalui event seperti ini, kita tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga menanamkan gaya hidup sehat bagi masyarakat,” jelasnya.
Arya Wibawa menambahkan, kegiatan ini juga dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku pariwisata, dan komunitas olahraga untuk menciptakan agenda tahunan yang bernilai bagi Denpasar.
“Semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat adalah kunci agar Sanur semakin hidup dan berkembang,” pungkasnya.(ri/gb)





