GATRABALI.COM, TABANAN – Suasana khidmat mewarnai prosesi pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di Tabanan Command Center (TCC), Senin, 1 September 2025.
Pelantikan ini dilakukan secara hybrid dan diikuti oleh para pejabat baik secara langsung maupun virtual.
Hadir mendampingi, Ketua DPRD Tabanan, Wakil Bupati, Sekda, para Asisten Setda, hingga kepala perangkat daerah. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menjadi simbol dukungan atas penyegaran birokrasi di lingkungan Pemkab Tabanan.
Pelantikan ini mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, serta peraturan daerah dan peraturan bupati yang mengatur susunan perangkat daerah. Berdasarkan laporan, terdapat 56 pejabat yang dikukuhkan dan dilantik, terdiri dari:
1 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.a,
8 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.b,
25 orang Jabatan Administrator Eselon III,
22 orang Jabatan Pengawas Eselon IV.
Bupati Sanjaya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam birokrasi, sebagai upaya menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“Pelantikan ini adalah langkah penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan memastikan birokrasi kita tetap adaptif dan optimal. Semua dilakukan demi kepentingan organisasi dan masyarakat, tidak ada kepentingan lain,” tegasnya.
Dalam arahannya, Sanjaya mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar langsung bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Tidak ada alasan untuk menunda. Setiap pejabat harus cepat beradaptasi, inovatif, serta menunjukkan loyalitas penuh terhadap pimpinan. Dengan begitu kita bisa bergerak satu komando menuju Tabanan yang lebih unggul,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa visi Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, dan Madani hanya dapat tercapai jika seluruh aparatur bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan kebersamaan. Keberhasilan Pemkab, menurutnya, bukanlah hasil kerja individu, melainkan kerja kolektif seluruh jajaran.
Menutup arahannya, Sanjaya berpesan agar pejabat yang baru dilantik tidak hanya memandang jabatan sebagai formalitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan hati tulus demi kepentingan masyarakat.
Dengan penyegaran birokrasi ini, Pemkab Tabanan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(gb)





