spot_img
spot_img
BerandaNewsPutus Cinta, Seorang Pelajar Nekat Gantung Diri di Jembrana

Putus Cinta, Seorang Pelajar Nekat Gantung Diri di Jembrana

 

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Diduga lantaran frustasi seorang pelajar berinisial NPR (14) asal Kecamatan Negara, Jembrana mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah gubuk yang berlokasi di kebun milik orang tuanya pada Rabu 15 Maret 2023.

Korban menggantung dirinya dengan menggunakan tali plastik nilon warna biru.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa menyedihkan itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita.

Peristiwa diketahui pertamakali oleh paman korban INS (64).

Saat itu, INS hendak memberi makan ternak sapi milik orang tua korban.

Baca Juga  Komitmen Turunkan Angka Stunting, Pemkot Denpasar Gelar Rembug Stunting 2023

Tiba tiba ia kaget melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kayu lambang sebuah bangunan gubuk yang ada di kebun.

Korban diketahui INS menggantung dirinya dengan menggunakan tali plastik nilon warna biru.

"Dan saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia (kaku), dengan memakai baju seragam olahraga warna putih strip merah biru dan celana warna merah," terang Kasat Reskrim Polres Jembrana Kasat AKP Androyuan Elim, saat dikonfirmasi, Kamis 16 Maret 2023 membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga  Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79, Gubernur Koster Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangan

Dari hasil pemerikasaan Dokter UPTD Puskesmas 1 Negara, kata dia, bahwa korban sudah meninggal dunia dan ditemukan bekas jeratan pada leher.

Selain itu, terdapat lebam mayat pada punggung, mata tertutup, lidah tergigit, dan keluar cairan putih dari kelamin.

"Kemungkinan korban sudah meninggal lebih dari 2 jam dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkapnya.

Disamping itu, berdasarkan hasil olah TKP oleh Tim Inafis Polres Jembrana, terdapat bekas jeratan pada leher korban dan simpul pada bagian belakang leher.

Baca Juga  Buleleng Hampir Jadi Juara, Tim Bulutangkis Kalah di Final Turnamen Korpri Bali

Tinggi badan korban sekitar 148 cm dengan jarak kayu lambang ke tanah sekitar 2 meter.

Luas bangunan gubuk tempat korban ditemukan sekitar 2 x 2.5 meter dengan tinggi balai 60 cm.

"Menurut keterangan orang tua korban, diduga korban mengakhiri hidupnya karena frustasi putus cinta. Keluarga korban telah menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan tidak mempermasalahkan," pungkasnya. (gatra)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments