GATRABALI.COM, MANGUPURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelestarian adat, agama, tradisi, dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Karya Upakara di Desa Adat Sibanggede, Kecamatan Abiansemal.
Dukungan tersebut ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta yang sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp1,5 miliar, Selasa, 2 Juni 2026.
Wabup Badung hadir bersama Ketua WHDI Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta dalam pelaksanaan Karya Rsi Gana, Melaspas, dan Mendem Pedagingan yang merupakan bagian dari rangkaian Karya Piodalan Padudusan Agung, Menawa Ratna, Medasar Caru Labuh Gentuh, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini di Pura Desa Desa Adat Sibanggede.
Prosesi karya yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Geniten dari Griya Dalem Sibanggede dan Ida Pedanda Gede Watulumbang dari Griya Watulumbang Sibangkaja tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri tokoh masyarakat, prajuru adat, serta ratusan krama setempat.
Selain mengikuti persembahyangan bersama, Wabup Bagus Alit Sucipta juga turut melaksanakan prosesi mendem pedagingan sebagai bagian dari rangkaian upacara penyucian dan penyempurnaan sarana suci di kawasan pura.
Dalam kesempatan itu, bantuan hibah dari Pemkab Badung sebesar Rp1,5 miliar diserahkan secara simbolis kepada Ketua Panitia Karya I Ketut Darma guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian yadnya yang akan berlangsung hingga Juli mendatang.
Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Desa Adat Sibanggede dalam mempersiapkan dan melaksanakan karya besar tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan yadnya tidak hanya menjadi bentuk persembahan suci kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Karya suci ini merupakan wujud nyata sraddha dan bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, labda karya, serta memberikan kerahayuan, kesehatan, dan keseimbangan bagi alam semesta beserta seluruh krama sehingga tercipta kehidupan yang rembah ripah loh jinawi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta mendukung pembangunan daerah yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya I Ketut Darma menjelaskan bahwa pelaksanaan karya merupakan hasil keputusan paruman krama Desa Adat Sibanggede yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh unsur masyarakat adat.
Menurutnya, puncak Karya Piodalan Padudusan Agung Menawa Ratna Medasar Caru Labuh Gentuh akan berlangsung pada 7 Juli 2026, sedangkan Upacara Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini dijadwalkan pada 9 Juli 2026.
Ia menambahkan, selain bantuan hibah dari Pemkab Badung, pembiayaan karya juga didukung oleh punia krama adat dan para pelaku usaha di wilayah Sibanggede.
Keterlibatan masyarakat dalam persiapan karya juga sangat besar, melibatkan sekitar 1.500 kepala keluarga dari 12 banjar yang bahu-membahu menyiapkan berbagai sarana upakara.(nov/gb)





